Atlet Angkat Besi Jalani Tes Fisik
Kamis, 7 Januari 2016 | 19:01 WIB
Jakarta – Atlet angkat besi (lifter) yang dipersiapkan ke Olimpiade Rio De Janeiro Brazil 2016 mulai menjalani program tes fisik di PP ITKON Jakarta, Kamis (7/1). Sebelumnya, kemarin telah melalui tes medis di Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON).
Tes meliputi VO2Max, explosive power (daya ledak), kelenturan, kemampuan paru-paru, mengukur kekuatan lengan dan mengukur kekuatan tungkai.
Lifter Putra Eko Yuli Irawan saat ditemui disela-sela tes fisik mengaku tak ada masalah dengan tes medis yang diterapkan Satlak Prima. Tes ini sangat bermanfaat bagi atlet yang menjalaninya karena bisa mengetahui jika dirinya mengalami cedera.
"Tes ini memang sangat bermanfaat karena kita bisa mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki," timpal lifter putri Sinta Damariani.
Pada tes fisik Eko Yuli Irawan terlihat mengalami over weight atau kelebihan berat badan dari kelas idealnya di 62 kg."Ya, saya memang kelebihan berat badan tujuh kilogram karena sudah tidak menjalani latihan sehabis tahun baru. Tapi, itu tidak ada masalah dan bisa normal kembali setelah menjalani progran latihan," kata Eko.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




