Tampil Modern, Ki Joko Bodo Ingin Menyesuaikan Zaman
Kamis, 17 Maret 2016 | 22:27 WIB
Jakarta - Banyak yang berubah dari dari penampilan Ki Joko Bodo, paranormal yang biasa tampil dengan rambut gondrong dan jenggot panjang. Ditemui Beritasatu.com di kawasan Rasuna Epicentrum, belum lama ini, Ki Joko tampil lebih klimis, dengan rambut pendek dan kumis dan jenggot dicukur rapi.
"Ini ganti strategi. Kalau kita datang dengan penampilan terdahulu, mungkin orang takut. Bagaimana ya, seram mungkin? Tapi, dengan penampilan seperti ini, terlihat lebih rapi dan modern, sehingga lebih mempermudah bisnis," kata dia.
Ki Joko mengakui dirinya sempat menghilang beberapa bulan dari insan pers. "Saya baru dua minggu ini dengan penampilan baru ini," ujar dia.
Saat berbincang dengan Beritasatu.com, Ki Joko ditelepon oleh salah satu petinggi perusahaan tambang. Sang penelpon ingin berkonsultasi dengan Ki Joko.
Sambil menyeruput kopinya, Beritasatu.com memantau pemberitaan melalui Google search tentang paranormal yang terkenal sering memberi konsultasi kepada artis maupun pasien lain yang menanyakan hal mistis. Ki Joko tersenyum melihat banyak hasil pencarian yang menyebut dirinya telah bertobat dan berhenti menjadi paranormal.
"Sebetulnya bukan bertobat, anggap saja ini reinkarnasi. Setiap beberapa tahun sekali, kita harus memperbarui penampilan," kata pria kelahiran Singaraja, Bali, 1964, itu.
Ketika ditanya, siapa yang akan bisa memenangi Pilkada DKI Jakarta 2017, Ki Joko hanya tersenyum dan menolak menjawab. Akan tetapi, ketika ditanya siapa sosok pemimpin yang diidolakan, Ki Joko menjawab dirinya masih mengidolakan Presiden RI pertama Soekarno. Alasannya, Soekarno pemimpin yang lahir dari rakyat.
Ki Joko juga menjelaskan pemimpin zaman sekarang harus dekat dengan teknologi. Sebab, teknologi berperan penting untuk kemajuan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




