Jangan Ada Pemadaman Listrik Saat UNBK Berlangsung
Rabu, 4 Mei 2016 | 11:45 WIBMedan - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) diminta tidak melakukan pemadaman listrik saat ujian nasional berbasis komputer (UNBK). "Banyak kekhawatiran kami sebagai peserta mengikuti UN," ujar siswi Raissa Ariany Putri, siswa kelas XII IPA X di SMA Negeri 1 Medan, Jumat (1/4).
Diungkapkannya, kekhawatiran peserta UNBK jika terjadi pemadaman listrik. Secara otomatis, pemadaman listrik sudah mengganggu proses ujian. "Ini belum lagi masalah server yang saat simulasi kemarin, terasa sangat lambat. Kami berharap, ini juga tidak terjadi saat UN nanti," katanya.
Reza peserta UN lainnya mengharapkan, Dinas Pendidikan menempatkan pengawas yang mengetahui tentang tekhnologi di sekolah yang melaksanakan UNBK. "Sehingga, jika ada terjadi gangguan pada server saat UN itu maka cepat diatasi. UNBK diharapkan tidak merugikan kami," imbuhnya.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut, Ernawati Hasibuan menyampaikan, ada 98 sekolah di Sumut yang melaksanakan UNBK. L "Dinas Pendidikan Sumut juga turut mengawasi sekolah yang melaksanakan UNBK," sebutnya.
Di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) dilaporkan, pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK/Sederajat yang akan diikuti sekitar 34.798 Siswa di 15 Kabupaten dan Kota pada Senin (4//4) hinga Kamis (7/4) , akan dijaga ketat oleh aparat kepolisian, distribusi dan tentunya hingga pelaksanaan UN. "Kami akan lakukan pengawasan ketat, dan kami yakin (UN) akan berjalan lancar dan tidak akan ada bocoran,"kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulut Gemmy Kawatu kepada SP Sabtu (2/4) pagi di Manado.
Ia mengatakan, hingga Sabtu pagi ini, semua naskah soal UN sudah tiba di 15 Kabupaten dan Kota termasuk di tiga Kabupaten Kepulauan wiilayah perbatasan."Jadi tidak ada masalah mengenai, naskah soal UN tahun ini,"Kata Gemmy.
Ia melanjutkan, UN saat ini selain dengan sistim Baset Paper Test (BPT) dan Berbasis Komputer tidak ada masalah semua sudah siap. Dalam UN tahun ini, Kawatu optimis akan berhasil siswa di Sulut. Artinya, akan lulus diatas 95 persen bahkan lebih seperti tahun lalu. Ia mengatakan, semua sekolah sudah siap dan melakukan latihan UN. Jadi siswa sudah siap ikut UN.
Sedangkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey meminta agar UN harus siap dilaksanakan dan diawasi ketat agar menghasilkan lulusan yang baik dan berkualitas."Jadi harus dijaga ketat. Ini penting, dan guru serta siswa harus jujur dan belajar baik, agar lulus UN,"katanya.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi mengatakan, distribusian soal UN dari kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi ke kantor Dinas Pendidikan Kota Jambi dilakukan Jumat. Distribusi soal ke sekolah-sekolah di Kota Jambi juga dimulai pada hari yang sama. Soal UN dipastikan sudah sampai di seluruh sekolah Senin (4/4) pagi.
Dijelaskan, jumlah siswa SMA/sedarajat yang mengikuti UN di Kota Jambi tahun ini mencapai 10.614 orang. Siswa peserta UN tingkat SMA sekitar 4.848 orang, sekolah menengah kejuruan (SMK) sekitar 4.204 orang, Madrasah Aliah (MA) sekitar 772 orang dan Paket C sebanyak 790 orang.
Sedangkan UN SMA dan sederajat berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) di Kota Jambi tahun ini dilaksanakan di 11 sekolah. SMA yang melaksanakan UN CBT sebanyak lima sekolah dan SMK sebanyak enam sekolah. "Untuk kelancaran UN CBT tersebut, kami sudah mengajukan permintaan kepada pihak PT PLN Jambi agar tidak memadamkan listrik ketika UN berlangsung.
Namun demikian setiap sekolah yang melaksanakan UN CBT sudah menyediakan mesin genset,"katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




