12 Gempa Susulan Terjadi di Aceh
Rabu, 7 Desember 2016 | 12:41 WIB
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat mencatat sebanyak 12 kali gempa bumi susulan mengguncang Provinsi Aceh usai gempa 6,4 skala Richter yang berpusat di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (7/12) pagi.
Informasi dari Humas BMKG, Taufan Maulana mengatakan hingga pukul 08.15 WIB telah terjadi 12 kali gempa susulan dengan kekuatan yang terus mengecil.
Terakhir tercatat gempa susulan dengan kekuatan bervariasi 4.0 skala Richter hingga 3,2 skala Richter menggoyang provinsi paling barat Sumatera tersebut.
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya menyebutkan 25 korban tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Kepala Pelaksana BPBD Pidie Jaya Puteh A Manaf dalam keterangannya diterima menyebutkan korban meninggal dunia akibat tertimpa bangunan yang roboh.
"Data sementara yang diterima, 25 korban meninggal dunia dan ratusan korban lainnya mengalami luka-luka serius. Korban kebanyakan akibat tertimpa reruntuhan bangunan," ungkap Manaf.
Selain korban, Manaf menyebutkan BPBD Kabupaten Pidie Jaya juga mencatat 98 rumah toko ambruk akibat goncangan gempa kuat menjelas Shalat Subuh tersebut.
"Kawasan terparah akibat gempa di Meureudu, Ibu Kota kabupaten, dan Ulee Gle. Banyak korban di dua daerah itu tertimpa reruntuhan bangunan rumah toko," ucapnya.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa terjadi pukul 05. 03.36 WIB dengan kekuatan 6,4 skala Richter dengan pusat gempa terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km.
Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
Berdasarkan peta tatanan tektonik Aceh tampak bahwa di zona gempa bumi memang terdapat struktur sesar mendatar.
Hal itu sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa bumi Pidie Jaya dibangkitkan oleh aktivitas sesar mendatar (strike-slip fault).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




