Rusak dan Berlubang Pemicu Macet di Jalan Baru Bogor
Senin, 20 Februari 2017 | 11:00 WIB
Bogor- Kemacetan yang terjadi di Jalan Sholeh Iskandar (Sholis) atau dikenal jalan baru, Kota Bogor cukup menyiksa pengendara. Kemacetan yang tidak mengenal waktu mulai pagi hingga malam ini terjadi akibat jalan rusak tepat di jembatan Kedungbadak.
Misah Tambunan (37) warga Perumahan Cimanggu Permai, Kecamatan Tanahseral, Kota Bogor mengatakan hampir setiap hari, baik pagi hingga malam kemacetan di Jalan Sholeh Iskandar tidak bisa dihindarkan. Perjalanan dari rumah menuju pintu tol Bogor Outer Ring Road (BORR) yang hanya berjarak sekitar 5 kilometer (km) dirasa menyiksa. "Masa jarak segitu harus ditempuh 30 menit, terutama pada jam sibuk (pagi dan sore) bisa lebih satu jam," paparnya, Senin (20/2).
Seorang pengendara sepeda motor, Andri Sanjaya (28) menjelaskan, buntut penyempitan ruas jalan di Jalan Sholeh Iskandar berujung hingga Jalan KH Abdullah bin Nuh. Kendaraan mengular hingga ke dapan Giant Yasmin.
Antrean kendaraan terus terjadi hingga ke bawah jalan layang Tol BORR. Andri menambahkan, arus kendaraan yang mengarah ke simpang Tol BORR, mengular hingga ke simpang Cilebut.
"Di jembatan itu, kendaraan terpaksa melambankan laju karena kerusakan jalan. Sedangkan arah sebaliknya, kemacetan terjadi karena ditutupnya satu ruas jalan di bawah jalan layang Tol BORR," paparnya.
Data Lalu Lintas Kepolisian Kota Bogor, Jalan Sholeh Iskandar sepanjang 7 kilometer di Kecamatan Tanahsereal, Kota Bogor merupakan ruas jalan terpadat ke dua setelah Jalan Padjajaran. Kendati separuh jalan sudah terbangun jalan tol, justru kemacetan terjadi selepas keluar Tol BORR Kedunghalang menuju Simpang Yasmin atau menuju Kayumanis-Parung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




