Istri Jenderal Penampar Petugas Bandara Sesali Perbuatannya

Jumat, 7 Juli 2017 | 22:23 WIB
BM
IC
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: CAH
JW (kacamata hitam) mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus penamparan terhadap petugas keamanan Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.
JW (kacamata hitam) mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus penamparan terhadap petugas keamanan Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. (Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati)

Jakarta - JW, pelaku penamparan terhadap petugas keamanan Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, menyesali perbuatannya.

"Saya memenuhi panggilan pihak kepolisian, Polres Manado di tempat ini. Saya sangat menyesali atas kejadian di Bandara Sam Ratulangi, tanggal 5 Juli 2017 kemarin. Saya meminta maaf atas kejadian tersebut," ujar JW usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/7) malam.

Menyoal apa latar belakang melakukan penamparan, JW enggan berkomentar banyak. "Terima kasih ya. Cukup," ungkapnya.

Sementara itu, pengacara JW, Lisye mengatakan, ada cukup banyak pertanyaan yang diajukan penyidik kepada kliennya.

"Cukup banyak pertanyaannya. Klien kami sangat menyesal dengan kejadian di Airport Sam Ratulangi tanggal 5 Juli itu. Seputar kronologis kejadian (pertanyaan yang diajukan penyidik)," katanya.

Ia menambahkan, latar belakang kliennya melakukan penamparan sudah disampaikan kepada penyidik.

"Semua sudah kami sampaikan ya. Mohon maaf, kondisi klien saya belum fit dan belum sehat. Terima kasih ya," tandasnya.

Diketahui, JW marah ketika seorang petugas perempuan bandara memintanya mencopot jam tangan saat akan melewati pemeriksaan X-Ray, di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (5/7), sekitar pukul 07.20 WITA. Bahkan dalam rekaman video yang viral di dunia maya, JW terlihat menampar petugas itu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon