Deddy Corbuzier Perjuangkan Film Anak Indonesia
Sabtu, 18 November 2017 | 15:04 WIB
Jakarta - Popularitas film anak kurang begitu diminati di pasar Indonesia. Beberapa rumah produksi, lebih gencar mencetak karya bergenre drama, komedi, ataupun horor daripada bertemakan anak.
Executive Producer Film Knight Kris, Deddy Corbuzier, mengatakan, faktor jumlah penonton yang sedikit, sangat mempengaruhi pertimbangan untuk membuat film anak.
"Sebenarnya sudah tiga tahun (produksi). Kenapa enggak diekspos? Karena kita enggak tahu selesainya kapan. Saya tidak mau asal sekedar menghasilkan film anak yang seadanya. Saya ingin membuat film yang mampu menghibur dan mengedukasi anak-anak di Indonesia," ungkap Deddy.
Pembawa acara tenar ini menambahkan, salah satu alasan utama dirinya menjadi executive produser dalam film Knight Kris karena dirinya tak ingin anak-anak di Indonesia selalu mendapatan tontonan yang tidak bermutu, dan memberikan pengaruh buruk.
"Kalau pun hanya 10 anak Indonesia yang menonton, dan berhasil mengubah kehidupan anak-anak tersebut di masa depan, kami sudah bangga, senang, dan berhasil. Tidak masalah berapapun uang yang kami keluarkan. Kami tidak sendiri, banyak sekali donatur yang enggan disebutkan namanya, untuk memperjuangkan film untuk anak di Indonesia," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




