Tim Putra Jakarta Elektrik PLN Mundur dari Proliga
Kamis, 28 Desember 2017 | 20:53 WIBJakarta- Tim putra Jakarta Elektrik PLN dipastikan tidak mengikuti kompetisi bola voli Proliga 2018 yang akan berlangsung 19 Januari hingga 15 April mendatang. Hal itu disampaikan Direktur Proliga, Hanny S Surkatty di Jakarta, Kamis (28/12).
Menurut Hanny, perusahaan milik BUMN itu telah menyampaikan surat kepada Proliga, bahwa mereka tidak akan ikut serta dalam kompetisi kasta tertinggi di bola voli nasional tahun 2018. "Surat saya terima hari ini (Kamis)," tambah Hanny.
Dengan mundurnya tim putra Jakarta Elektrik PLN, berarti peserta putra menjadi lima peserta, antara lain Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank SumselBabel, Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta BNI Taplus, dan Bekasi BVN.
Namun, di bagian putri, sebagai juara bertahan, Jakarta Elektrik PLN tetap akan ikut berpartisipasi. "Putra kita memang tidak ikut pada 2018, sedang putri kita tetap ikut," kata pengurus teras Jakarta Elektrik PLN, Bambang Sutanto.
Dikatakan, alasan ketidakikutsertaan PLN putra dalam musim kompetisi yang akan memasuki tahun ke-17 tersebut, di samping persiapan yang kurang, juga karena pembinaan. "Saat ini kita masih melakukan pembinaan. Di putra, persaingan pada Proliga sangat keras dan ketat. Saat ini kita belum siap bersaing," ujar Bambang.
Dikatakan, persaingan di bagian putra lebih ketat dibanding dengan putri. "Di bagian putri kita juga melakukan pembinaan. Namun, di bagian putri, saat ini bisa menjanjikan meskipun kita juga turun dengan pemain-pemain muda," tuturnya.
Tim putra Jakarta Elektrik PLN mulai mengikuti Proliga pada 2005. Kemudian tahun berikutnya absen hingga 2010. Setahun kemudian, PLN kembali hadir di perhelatan komptisi yang melibatkan pemain asing itu hingga 2017.
Dari keikutsertaan pada kompetisi yang dimulai 2002 itu, tim putra PLN baru sekali menjadi juara, yakni pada 2015.
Tim putri PLN memiliki prestasi lebih cemerlang. Dari 14 ambil bagian, tim putri PLN telah enam kali menjadi juara, yakni 2004, 2009, 2011, 2015, 2016, dan 2017.
Prestasi itu merupakan prestasi terbaik yang dimiliki peserta putri Proliga yang mulai digelar 2002.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




