Mendagri Bantah Bela Ormas Batalkan Konser Lady Gaga

Selasa, 15 Mei 2012 | 16:43 WIB
AD
B
Penulis: Arientha Primanita/ Yudo Dahono | Editor: B1
Lady Gaga . FOTO: EPA
Lady Gaga . FOTO: EPA
”Banyak mudharotnya daripada baiknya. Saya hormati keputusan kepolisian, saya kira itu langkah yang baik."

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan jika memang suatu acara tidak bisa dijamin keamanannya, maka pemerintah harus melakukan tindakan untuk mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.

Ia mengelak mengatakan membela kelompok ormas yang menyatakan boikotnya terhadap konser Lady Gaga, namun ia menyetujui keputusan terbaik demi keamanan.

”Banyak mudharotnya daripada baiknya. Saya hormati keputusan kepolisian, saya kira itu langkah yang baik,” ujar mantan Gubernur Sumatera Barat itu, hari ini.

Pihak Istana Kepresidenan mengaku merasa tidak perlu menanggapi surat dari sejumlah organisasi massa yang menulis surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menolak konser penyanyi berbakat asal Amerika Serikat, Lady Gaga.

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan surat tersebut diterima Kementerian Sekretariat Negara yang menerima surat-surat yang masuk dari publik. Namun surat tersebut tidak diteruskan ke Presiden SBY.

”Surat itu tidak masuk ke dalam level Presiden, tidak perlu lah sampai ke Presiden,” ujar Julian kepada wartawan, hari ini.

Julian menambahkan jika surat tersebut diteruskan, akan masuk ke Sekretariat Kabinet yang berarti sudah ditangani dan diproses langsung Kementerian Sekretariat Negara. Namun, surat keberatan ormas terhadap penyanyi yang bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta tersebut tidak akan ditangani.

”Pihak Setneg mengembalikan surat itu Polda Metro Jaya dan setelah itu mereka melakukan pengkajian dan pendalaman atas masukan ormas itu. Polda yang mengeluarkan putusan atas hal itu (konser) karena berpotensi dalam keamanan,” tutur Julian.

Sudah dievaluasi
Sementara itu, Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Timur Pradopo mengatakan persoalan perizinan konser Lady Gaga dikaji oleh Polda Metro Jaya.

”Semuanya berangkat dari evaluasi yang ada,” tutur Timur.

Konser penyanyi asal New York, Amerika Serikat tersebut rencananya akan digelar pada tanggal 3 Juni 2012 di Gelora Bung Karno, Senayan. Konser ini dipromotori oleh promotor Big Daddy Indonesia yang sebelumnya sukses mendatangkan Linkin Park, Rod Steward dan Roxette.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon