Angkat Besi 62 Kg Pasti Digelar di Asian Games

Rabu, 21 Maret 2018 | 17:51 WIB
B
JS
Penulis: BeritaSatu | Editor: JAS
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan.
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan. (Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) memastikan tidak ada perubahan aturan pertandingan internasional jelang penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang pada Agustus.

"Jika ada aturan baru secara internasional, kami pasti akan mendapatkan sosialisasinya juga. Namun, kami tidak mendapatkan informasi itu," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PABBSI Alamsyah Wijaya di Jakarta, Rabu (21/3).

Kepastian PB PABBSI tentang aturan baru pertandingan internasional cabang angkat besi itu menyusul seminar ofisial teknis tentang aturan baru yang digelar Federasi Angkat Besi Thailand di Bangkok pada 11-13 Maret.

"Acara itu mungkin sosialisasi internal di negara mereka dan kami tidak diundang ke sana," kata Alamsyah.

PB PABBSI, kata Alamsyah, juga punya pengurus yang menjadi anggota dalam organisasi angkat besi Asia maupun dunia sebagai perwakilan dari Indonesia.

"Pemberlakuan aturan baru tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat apalagi pada kejuaraan multi-cabang olahraga seperti Asian Games," ujarnya.

Alamsyah mengatakan Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) akan mengumumkan terlebih dahulu jika ada aturan baru pertandingan internasional yang harus diikuti negara-negara anggotanya.

"Mereka seringkali menerapkan aturan baru pada pertandingan tunggal seperti kejuaraan dunia angkat besi. Itu pun juga didahului dengan sosialisasi," ujarnya.

Indonesia, menurut Alamsyah, menilai langkah AWF untuk menghapuskan nomor kelas 62 kilogram dalam Asian Games bersifat politis karena pengumuman itu terkesan mendadak.

"Keputusan AWF itu aneh karena merujuk pada peraturan internasional yaitu Olimpiade Tokyo 2020. Padahal, IWF belum memutuskan nomor kelas mana yang akan dihapuskan dalam Olimpiade Tokyo 2020," katanya.

Pada Selasa (8/3), OCA telah mengirim surat kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait nomor kelas 62 kilogram cabang angkat besi yang tetap digelar dalam Asian Games 2018.

Keputusan OCA untuk menambah kelas 62 kilogram itu berarti menambah total kelas pertandingan cabang angkat besi menjadi 15 kelas yaitu delapan kelas putra dan tujuh kelas putri.

Pada kelas pertandingan putra, nomor-nomor pertandingan yang akan digelar dalam Asian Games adalah nomor 56 kilogram, nomor 62 kilogram, nomor 69 kilogram, nomor 77 kiogram, nomor 85 kilogram, nomor 94 kilogram, nomor kelas 105 kilogram, dan nomor kelas +105 kilogram.

Indonesia memang akan sangat dirugikan jika kelas 62 kg tidak dipertandingankan di Asian Games 2018. Pasalnya, tuan rumah memiliki lifter andalan yang sangat berpotensi meraih emas yakni Eko Yuli Irawan. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon