Air Asia Akan Dukung Investasi Terminal LCC di Soetta
Minggu, 3 Juni 2018 | 22:36 WIB
JAKARTA - PT Air Asia Indonesia Tbk menyatakan siap berinvestasi dalam pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang untuk menjadikan prasarana tersebut sebagai terminal khusus maskapai berbiaya murah (low cost carrier/LCC).
Chief Executive Officer (CEO) Air Asia Indonesia Dendy Kurniawan menjelaskan, salah satu tantangan terbesar industri penerbangan nasional saat ini adalah ketersediaan infrastuktur dalam menunjang ekspansi maskapai. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk mulai berpartisipasi dalam pembangunan bandara sampai dengan pengoperasiannya.
"Yang paling konkret dan yang sekarang kami coba propose adalah (pembangunan) Terminal 4 dan dijadikan khusus terminal LCC karena di Jakarta belum ada terminal LCC," ungkap Dendy di Jakarta, Kamis (31/5).
Dandy menyatakan, inisiatif Air Asia untuk terlibat dalam proyek Terminal 4 ini sudah disampaikan secara formal baik kepada PT Angkasa Pura (AP) II, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pariwisata (Kemenpar), hingga Kementerian BUMN.
Menurutnya, semua pihak merespons dengan sangat positif dan menyerahkan keputusan akhir kepada pengelola bandara, yakni AP II.
"Untuk Terminal 4 kalau memang kami diajak investasi kami siap. Tapi kan kami belum tahu nilainya. Kalau investasi akhirnya nanti AP II mengajak yang lain, ya silakan. AP II sendiri yang bangun juga silakan. Tapi kalau kami diajak, kami siap," imbuh Dendy.
Dendy mengaku, bila akhirnya Air Asia dilibatkan dalam pembangunan Terminal 4 khusus LCC, terminal tersebut tetap terbuka bagi maskapai-maskapai LCC lain di luar Air Asia.
Pihaknya hanya ingin di Indonesia terdapat terminal khusus LCC sehingga kian menopang pertumbuhan industri penerbangan, yang mana pertumbuhan penerbangan di regional Asia saat ini didominasi oleh operator penerbangan bertarif murah.
LCC, kata Dendy, akan sulit teroptimalkan secara penuh oleh masyarakat apabila maskapai maupun penumpangnya dikenakan biaya yang sama dengan operator penerbangan berkategori layanan penuh (full service). Dia mencontohkan, penerbangan Air Asia rute Jakarta-Kuala Lumpur yang sekarang sudah melalui Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.
"Rute Jakarta-Kuala Lumpur itu menggunakan Terminal 3. Lowest fare yang bisa kami offer itu di bawah Rp 600.000 atau Rp 599.000. Tapi passenger service charge (PSC) Rp 230.000. Padahal kami ingin mendorong sebanyak mungkin penumpang untuk bisa berpergian dengan transportasi udara," jelas Dendy.
Dendy menambahkan, komunikasi dengan AP II masih terus berjalan dan saat ini mengerucut ke dua alternatif terkait terminal LCC di Bandara Soekarno Hatta. Pertama, yaitu menjadikan Terminal 4 khusus LCC.
Kedua,Terminal 4 dijadikan terminal full service dan mengalihkan fungsi Terminal 2 sebagai terminal khusus LCC.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




