Gitaris Queen dan Personel Suju Sampaikan Dukacita atas Musibah Tsunami Selat Sunda
Selasa, 25 Desember 2018 | 12:08 WIB
Jakarta - Musibah tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam yang menelan ratusan korban jiwa menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Di antara korban meninggal, ada tiga personel band Seventeen dan beberapa krunya, juga merenggut nyawa Aa Jimmy, mantan personel band Teamlo. Saat kejadian, band Seventeen tengah manggung di Tanjung Lesung Beach Resort dalan sebuah acara Family Gathering PLN.
Ungkapan duka pun mengalir deras melalui media sosial. Seperti yang diungkapkan gitaris band legendaris Queen, Brian May yang mengungkapkan rasa dukanya atas musibah tersebut.
"Such sad and shocking news. Sending prayer to you guys in Seventeen and all who are suffering from this tragedy (Berita sedih dan mengejutkan. Mengirim doa kepada kalian di Seventeen dan semua yang menderita dari tragedi ini)," ungkap Brian May dalam akun Instagramnya yang ditulisnya Minggu (23/12).
Tak hanya Brian, ungkapan duka mendalam juga diutarakan oleh Yesung, salah satu personel Super Junior, atas musibah tsunami yang melanda sebagian Banten dan Lampung bagian Selatan itu. Yesung mengungkapkan kesedihannya itu menggunakan bahasa Indonesia.
"Cara berpikir dan doa bagi para korban bencana di Indonesia," unggah Yesung sambil mengunggah gambar tangan yang membawa bentuk hati berwarna merah putih dengan tulisan Pray for Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




