Tokoh Papua Minta Warga Pendatang Tetap di Wamena

Rabu, 9 Oktober 2019 | 17:23 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Masyarakat bersama TNI dan Polri saat ini melakukan pembersihan di Pasar Woma yang hancur, Jumat, 4 Oktober 2019.
Masyarakat bersama TNI dan Polri saat ini melakukan pembersihan di Pasar Woma yang hancur, Jumat, 4 Oktober 2019. (Suara Pembaruan/Robert Isidorus)

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah tokoh Papua meminta warga pendatang untuk tetap berada di Wamena dan meneruskan aktifitas mereka, khususnya di sektor ekonomi.

Ketua Badan Musyawarah Papua dan Papua Barat (Bamus Papabar) Willem Frans Ansanay mengakui, warga Wamena sangat terbantu secara ekonomi dengan adanya warga pendatang yang menggerakkan ekonomi di Wamena.

"Kami minta tetap berada di Wamena Papua bekerja seperti biasa karena jaminan keamanan sudah diberikan, dan kehadiran masyarakat pendatang dan pedagang yang selama ini ada di sana telah memberikan kontribusi yang baik," kata Willem di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Willem mengatakan bahwa pelaku kerusuhan di Wamena adalah ulah dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Para pendatang menjadi korban akibat gerakan rasis yang dipelopori oleh KNPB dan KKB," ujar Willem.

Sementara itu, Ketua DPW Pemuda Mandala Trikora, Albert Ali Wanggai Kabiay mengajak warga pendatang kembali ke Papua dan Papua Barat khususnya di Wamena untuk menggiatkan kembali perekonomian di Wamena, seperti sebelumnya.

"Harapan saya warga pendatang tetap melanjutkan aktifitas ekonomi di Wamena, Jayapura dan Papua seluruhnya," ucap Kabiay.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon