Menpora Minta Dubes RI untuk Bosnia Promosikan Pencak Silat
Rabu, 19 Agustus 2020 | 20:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina Roem Kono mempromosikan cabang olahraga pencak silat.
"Saya menitipkan kepada Bapak Roem Kono tentunya untuk mempromosikan olahraga tradisional kita yakni pencak silat dan bulutangkis karena cabang olahraga itu yang akan kita dorong kepada para duta besar yang ada di negara-negara sahabat," kata Zainudin usai bertemu dengan Roem Kono di Kantor Kempora, Jakarta, Rabu (19/8/2020).
Menpora menyatakan, pihaknya masih membuka peluang kerja sama di bidang lain seperti kepelatihan bagi negara yang ditempatkan para duta besar.
Sementara itu, Roem Kono membenarkan apa yang telah disampaikan Menpora. Menurutnya, hubungan antara Indonesia dengan Bosnia dan Eropa Timur dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pemuda khususnya di bidang olahraga.
"Di Bosnia, banyak lahir atlet hebat terutama di sepak bola, angkat besi dan beberapa lainnya. Saya kira ini pertukaran yang baik antara Indonesia dengan Bosnia. Kita akan bangun komunikasi yang baik dan lebih dekat lagi," kata Roem Kono.
"Mudah-mudahan saya di sana bisa membantu terutama untuk olahraga karena di sana, bibit-bibit atlet sangat luar biasa," imbuhnya.
Kolaborasi ini, lanjut Roem Kono, sejalan dengan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2020. Terlebih, tim nasional U-19 Indonesia juga akan melakukan pemusatan pelatihan atau training center (TC) di Eropa.
"Saya lihat ada program PSSI dan Pak Menpora untuk timnas U-19 melakukan TC-nya selain di Korea, kemungkinan bisa di Eropa," kata Roem Kono.
Dubes RI pun berharap pandemi ini dapat berlalu, sehingga pihaknya dapat melakukan pendekatan agar PSSI dapat berlatih di Eropa, khususnya Eropa Timur.
"Di bidang kepemudaan, saya kira sudah berjalan dari dubes yang sebelumnya, yaitu di perguruan tinggi, bisa juga di pondok pesantren karena di sana juga Muslim. Saya kira ini bisa pendekatan secara kultural dan secara masyarakat dengan masyarakat Indonesia dan akan saya tindak lanjuti," tutup Roem Kono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




