Tujuh Faktor Risiko Pemicu Gangguan Jantung

Senin, 1 Oktober 2012 | 15:20 WIB
SI
B
Penulis: She Knows/Ririn Indriani | Editor: B1
Ilustrasi penderita sakit jantung
Ilustrasi penderita sakit jantung (Nutdanai Apikhomboonwaroot/freedigitalphotos)
Agar terlindung dari risiko fatal tersebut, upaya pencegahan dini harus dilakukan.

Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan.

Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Nah, untuk menghindari atau mengurangi risiko terkena penyakit jantung  ada beberapa faktor risiko yang harus dihentikan.

Apa saja faktor risikonya? Berikut penjelasannya seperti dikutip She Knows:

1. Merokok
Kebiasaan ini merupakan faktor risiko terbesar yang memicu masalah kardiovaskular. Tidak hanya mereka yang merokok, tetapi juga mereka yang menjadi perokok pasif, termasuk anak-anak dan bayi.

Menurut catatan American Heart Association, terdapat hampir 440 ribu kematian setiap tahun di negara yang berkaitan dengan asap rokok. Oleh karena itu, berhenti merokok harus segera dilakukan untuk melindungi kesehatan diri sendiri dan orang yang berada di sekitar Anda.

2. Kurang Gerak
Ini juga bisa berarti kurang latihan fisik. Sejumlah penelitian menunjukkan, bahwa aktivitas  kebugaran yang efektif mengurangi risiko penyakit jantung, serta dapat membantu memperpanjang harapan hidup.

Latiga minimal 30 menit sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan menjaga berat badan pada tingkat yang sehat. Itu semua merupakan faktor penting untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda.

3. Diet Tidak Sehat
Pemilihan menu sehari-hari yang tidak sehat berkontribusi besar untuk memperburuk sistem kardiovaskular, yang pada gilirannya merugikan kesehatan jantung. Oleh karena itu, cobalah untuk mulai menerapkan pola makan sehat seperti, mengonsumi makanan yang dapat menjaga kesehatan jantung. Misalnya, buah, sayur, biji-bijian, protein, susu rendah lemak, kacang-kacangan, dan asam lemak omega 3.

Untuk menentukan komposisi gizi dan porsi makanan secara tepat sesuai kondisi fisik, Anda dapat melibatkan ahli gizi untuk merancang diet sehat yang mendukung kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.

4. Stres Berkepanjangan
Pikiran yang menumpuk merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun manajemen yang buruk dari stres akan memengaruhi kondisi kesehatan yang bisa membahayakan jantung. Untuk menghindari hal tersebut, cobalah untuk belajar mengendalikan stres dengan cara yang sehat. Misalnya, tidak menjadikan rokok atau makanan berlemak serta tinggi kalori sebagai pelampiasan saat mengalmi stres.

Daripada melakukan kebiasaan buruk tersebut, lebih baik Anda  melampiaskannya dengan hal-hal yang positif sepeti melakukan latihan fisik, curhat dengan teman, mendengarkan musik yang menenangkan, melakukan yoga atau meditasi.

5. Minuman Beralkohol
Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa konsumsi wine dengan porsi moderat (secukupnya) memang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Namun, seringkali kita sulit untuk mengendalikan diri sehingga yang banyak terjadi justru mengonsumsi minuman beralkohol tersebut secara berlebihan. Padahal konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah yang pada gilirannya meningkatkan pula risiko penyakit jantung atau stroke.

6. Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor utama yang menyebabkan serangan jantung dan stroke secara langsung. Oleh karena itu, Anda harus selalu mengontrol tekanan darah dengan gaya hidup sehat. Caranya, mengurangi konsumsi garam, latihan fisik secara teratur, berhenti merokok, mengurangi konsumsi minuman beralkohol dan mengelola stres dengan baik.

7. Kolesterol Tinggi
Sama seperti tekanan darah tinggi, tingkat kolesterol jahat yang tinggi pun dapat mengganggu sistem kardiovaskular, serta memicu serangan jantung  dan stroke. Selain latihan teratur, embatasi asupan makanan yang mengandung kolesterol jahat yang tinggi juga harus dilakukan. Selain itu, Anda juga harus memperbanyak makanan yang membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, seperti sayur dan buah-buahan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon