Penggeledahan Rumah Direktur Perusahaan Tambang di Kendari Diwarnai Perlawanan sang Istri
Senin, 5 Juni 2023 | 23:11 WIB
Kendari, Beritasatu.com - Penggeledahan rumah direktur perusahaan tambang PT KKP di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diwarnai tangis dan perlawanan sang istri.
Hal ini karena istri Direktur PT KKP Andi Ardiansyah, sempat menolak dan melarang penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra masuk ke rumahnya untuk melakukan penggeledahan, Senin (5/6/2023) petang.
Setelah mendapatkan penjelasan dari jaksa penyidik, istri direktur tambang itu pun membolehkan petugas masuk melakukan penggeledahan untuk mencari dokumen perusahaan tambang.
Meski demikian, sang istri tetap tak terima suaminya disebut terlibat dalam kasus ini. Ia pun menangis sambil marah-marah kepada penyidik Kejati Sultra.
Usai penggeledahan, penyidik membawa 69 dokumen penting dari rumah Direktur PT KKP, Andi Ardiansyah yang juga digunakan sebagai kantor operasional perusahaan.
Tak hanya di rumah Direktur PT KKP, Kejati Sultra menggeledah dua tempat lainnya, yakni kantor PT Antam UPBN Konawe Utara dan PT LAM di Kota Kendari.
Kajati Sultra, Patris Yusrian Jaya mengatakan, penggeledahan ini terkait penyidikan kasus dugaan korupsi penambangan ilegal dan penjualan bijih nikel di kawasan izin usaha pertambangan (IUP) PT Antam.
"Ini terkait KSO (kerja sama operasi) PT Antam dengan PT Lawu dan Perusda yang melakukan kerjasama penambangan di areal seluas 22 hektare di wilayah IUP PT Antam," ungkap Patris Yusrian Jaya, pada Senin malam.
Selain di atas lahan PT Antam, 12 perusahaan lain juga menambang di luar izin 22 hektare secara ilegal dan menjual bijih nikel ke tempat lain dengan meminjam dokumen PT KKP.
"Hasil penambangan tersebut hanya sebagian kecil diserahkan ke PT Antam, sisanya dijual kepada smelter lain menggunakan dokumen palsu, atau dokumen terbang dari PT KKP dan beberapa perusahaan tambang lainnya," bebernya.
Dalam kasus ini, Kejati Sultra telah menetapkan tiga orang tersangka dan total 30 lebih saksi telah diperiksa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




