ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bantu Penumpang Melahirkan di Pesawat, Perias Pengantin dari Malang Hanya Andalkan Insting

Kamis, 29 Juni 2023 | 08:55 WIB
DF
BW
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: BW
Yulia Maria, warga Jalan Cakalang, Polowijen, Kota Malang, yang membantu persalinan dalam penerbangan pesawat Pelita Air rute Jakarta-Surabaya, Selasa 27 Juni 2023.
Yulia Maria, warga Jalan Cakalang, Polowijen, Kota Malang, yang membantu persalinan dalam penerbangan pesawat Pelita Air rute Jakarta-Surabaya, Selasa 27 Juni 2023. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto )

Malang, Beritasatu.com - Seorang perias pengantin dari Malang, Yulia Maria (46), membantu proses persalinan seorang ibu hamil 7 bulan di dalam pesawat Pelita Air dari Jakarta dengan tujuan Bandara Juanda Surabaya.

Yulia Maria ternyata tidak punya latar belakang sebagai tenaga kesehatan sama sekali. Warga Jalan Cakalang, Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, ini hanya mengandalkan insting saat membantu seorang ibu melahirkan bayi di dalam pesawat.

Ia mendapat pengetahuan terkait persalinan yang didapat dari menonton film. Di samping itu, dia melihat saudaranya yang bekerja sebagai bidan saat menangani persalinan. Dengan berani, ia melakukan persalinan di dalam pesawat.

ADVERTISEMENT

Saat itu, ketuban ibu hamil itu pecah tiba-tiba dan akan melahirkan di dalam pesawat.

Dengan niat tulus untuk membantu ibu hamil tersebut, akhirnya Yulia Maria nekat memberikan pertolongan meskipun tidak memiliki latar belakang medis. Ia dan seorang penumpang perempuan lainnya melakukan persalinan.

"Saya dan seorang penumpang perempuan lainnya segera memberikan pertolongan. Ketika ibu tersebut berbaring, ketubannya pecah dan bayi perempuan keluar," ungkap Yulia, di Malang, Rabu (28/6/2023).

Yulia Maria menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (27/6/2023) siang. Saat itu, pesawat lepas landas sekitar pukul 12.50 WIB. Sekitar 30 menit sebelum pesawat mendarat, pramugari mengumumkan permintaan bantuan kepada penumpang yang merupakan tenaga kesehatan untuk membantu ibu hamil yang ketubannya pecah dan akan melahirkan.

"Pada saat itu, saya naik pesawat Pelita Air dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 12.50 WIB dengan tujuan Bandara Juanda Surabaya. Di tengah perjalanan, salah seorang pramugari mengumumkan permintaan bantuan untuk penumpang yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan dalam membantu ibu yang akan melahirkan, tetapi tidak ada yang merespons," ungkap Yulia.

Setelah mengetahui bahwa tidak ada penumpang yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan, Yulia memutuskan untuk membantu ibu yang akan melahirkan tersebut, meskipun ia bukanlah seorang tenaga medis.

Tak hayal keberhasilannya dia melakukan persalinan saat penerbangan pesawat, membuat dia mendapat apresiasi dari ratusan penumpang pesawat.

"Setelah selesai melakukan persalinan saya seperti artis. Semua mengapresiasi perjuangan keras saya menolong ibu melahirkan, semua bertepuk tangan," pungkasnya.

Sayangnya, dia belum sempat untuk menanyakan nama dan alamat rumah ibu melahirkan bayi perempuan tersebut.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT