Ricuh di Kabupaten Dogiyai Papua Tengah, Puluhan Rumah Warga Dibakar
Jumat, 14 Juli 2023 | 17:15 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Puluhan rumah di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah dilaporkan dibakar pada Kamis malam hingga Jumat (14/7/2023) pagi. Pembakaran tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok massa sebagai akibat dari kematian seorang warga sipil yang diduga tertembak oleh aparat Satgas Damai Cartenz pada Kamis kemarin.
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, menjelaskan bahwa kejadian pembakaran tersebut terjadi sejak Kamis (13/7/2023) sekitar pukul 19.15 WIT hingga dini hari Jumat (14/7/2023).
"Laporan yang saya terima, pembakaran masih berlangsung dari Kamis malam hingga pagi tadi. Tentunya ini menjadi perhatian kita semua, dan saya telah memerintahkan Kabid Propam dan Kaops Polda Papua untuk segera menuju lokasi (Dogiyai)," ungkap Irjen Fakhiri, Jumat (14/7/2023).
Berdasarkan data dari Polres Dogiyai, total ada 69 bangunan yang terbakar. Rinciannya adalah 13 bangunan di Jalan Tengah Kampung Tokapo, Distrik Kamu; 9 bangunan di pertigaan Kamu Selatan; 1 bangunan di jalan Trans Nabire-Enarotali, Kampung Ekimanida, Distrik Kamu; 35 bangunan di kompleks Pasar Ikebo, Distrik Kamu; 7 bangunan di jalan Trans Nabire-Enarotali, Kampung Ekimanida, Distrik Kamu; dan 4 bangunan di Kampung Kimupugi, Distrik Kamu depan Puskesmas Kabupaten Dogiyai.
"Hingga saat ini, Polres Dogiyai masih melakukan pendataan termasuk jumlah warga sipil yang terdampak oleh insiden ini. Para pengungsi ada yang tinggal di rumah kerabat dan ada juga yang mengungsi di posko TNI-Polri dan rumah ibadah," ujar Fakhiri.
Kapolda Fakhiri juga mengungkapkan bahwa untuk sementara ini, anggota polri yang bertugas di Dogiyai telah diinstruksikan untuk tidak mengambil tindakan preventif guna meminimalisir korban baik dari pihak pelaku maupun anggota Polri.
"Saya telah mengingatkan anggota agar bersikap ekstra sabar dalam mengambil langkah-langkah. Namun, jika nyawa dan keselamatan terancam, mereka dapat melakukan tindakan tegas yang terukur sesuai dengan SOP," ujar Irjen Fakhiri.
Selain itu, Kapolda juga mengirimkan 2 PJU Polda Papua dan satu pleton Brimob dari Nabire untuk membantu dalam pengamanan di Dogiyai. "Tadi malam, saya meminta satu peleton Brimob dari Nabire untuk segera bergerak menuju Dogiyai," tambah Kapolda.
Sebelumnya, pada Kamis siang (13/7/2023), tim Satgas Damai Cartenz dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal di Kampung Idakebo, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiai, Papua Tengah.
Penyerangan terjadi saat anggota Satgas tersebut sedang mengantar salah satu anggota yang sakit ke Rumah Sakit Paniai. Mereka tiba-tiba diadang oleh tujuh orang tak dikenal di tengah perjalanan.
"Pada saat anggota kami hendak merespons penghadangan tersebut, dengan membuka pintu mobil, tiba-tiba dari belakang satu orang tak dikenal melemparkan kampak ke arah mobil, mengakibatkan kaca pecah dan salah satu anggota kami luka di pelipis kiri akibat terkena kampak," ungkap Kasatgas Humas Damai Cartenz, Charles Goo, Kamis (13/7/2023).
Tak hanya itu, kelompok tak dikenal tersebut juga mencoba merampas senjata, tetapi berhasil digagalkan. "Kami meresponsnya dengan menembak untuk membubarkan kelompok tak dikenal tersebut dan melakukan pengejaran ke arah gunung," tambah Donny.
Pada Kamis malam, dilaporkan bahwa warga sekitar menemukan seorang warga sipil tewas di lokasi yang tidak jauh dari tempat penghadangan. Diduga warga tersebut tewas akibat tembakan dari aparat yang senjatanya hendak dirampas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




