Viral Bule Belanda Dijambret di Batam, Ini Kronologinya
Rabu, 26 Juli 2023 | 08:48 WIB
Batam, Beritasatu.com - Seorang turis wanita asal Belanda menjadi korban jambret di Jalan Pembangunan, tepatnya di seberang Grand Batam Mall, Baloi Batam, Kepulauan Riau. Bule itu kehilangan tas berisi barang berharga bernilai puluhan juta rupiah yang raib dibawa kabur penjambret.
Celestine Florintine Schwarz, turis asal Belanda, hanya bisa menangis histeris saat mengetahui tasnya dijambret di kawasan Baloi Kota Batam, Kepulauan Riau. Video tangisnya pun viral di media sosial.
Ditemui Beritasatu.com pada Rabu (25/7/2023), Andre salah satu saksi mata kejadian mengungkapkan kronologi penjambretan yang dialami wanita Belanda itu. Ia mengungkapkan, kejadian berlangsung begitu cepat sehingga tidak banyak orang yang melihat jelas siapa pelakunya.
Kejadian berawal saat korban berjalan kaki di depan kompleks pertokoan Penuin Center. Pelaku yang diketahui berjumlah dua orang mengendarai motor langsung memepet dan menarik tas selempang korban lalu kabur ke arah simpang Baloi.
"Kejadiannya cepat sekali. Bule Belanda itu jalan sendirian, tasnya ditarik di siang bolong," kata Andre.
Adapun korban, Celestine, merupakan mahasiswi di Belanda yang sedang melakukan riset di Indonesia. Meskipun ada kamera pengintai di sekitar lokasi, wajah pelaku tidak terlihat jelas.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono, menyatakan bahwa kejadian ini menjadi perhatian pihak kepolisian. Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berjumlah dua orang.
"Kami masih mempelajari CCTV. Kedua pelaku mengunakan sepeda motor roda dua, dan wajahnya tertutup sehingga sulit untuk kita identifikasi wajahnya. Akhir-akhir ini di beberapa titik memang terjadi kejadian serupa," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




