Jokowi Sebut Operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung Molor hingga September 2023
Kamis, 10 Agustus 2023 | 13:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) kemungkinan molor dari rencana sebelumnya yakni pada 18 Agustus 2023, menjadi akhir September 2023.
Jokowi menekankan, jadwal pengoperasian KCJB akan terus diusahakan lebih awal agar mengurangi beban kemacetan dan polusi kendaraan yang terus terjadi setiap hari.
"Kereta cepat mungkin kita akan coba lagi di September (2023), begitu siap semuanya juga segera dioperasikan. Semakin cepat dioperasikan semakin baik. Karena kita tahu setiap hari kita ini hadapi kemacetan, tiap hari kita juga hadapi polusi," tegas Jokowi seusai meninjau moda transportasi light rail transit (LRT) Jabodebek pada Kamis (10/8/2023) pagi.
Jokowi berharap, masyarakat mulai berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi massal agar menghindari kerugian akibat kemacetan yang mencapai Rp 100 triliun per tahunnya.
"Jadi perpindahan dari moda transportasi dari mobil pribadi ke moda transportasi massal itu yang kita harapkan. Karena kerugian kita per tahun itu hampir Rp 100 triliun karena kemacetan di Jabodetabek dan Bandung," jelas Jokowi.
"Setiap tahun merugikan hampir Rp 100 triliun dan ini harus segera diatasi, karena secara makro ekonomi merugikan negara kita besar sekali," tambahnya.
Sementara itu, Jokowi optimistis pengoperasian moda transportasi LRT Jabodebek bakal beroperasi secara umum pada 26 Agustus 2023. Ia menekankan, pentingnya aspek keamanan dan keselamatan dalam pengoperasian LRT Jabodebek.
"Jadi dicek sekali lagi bagus, akhir bulan Insya Allah sudah dioperasikan. Paling penting diutamakan keamanan dan keselamatan. Kemungkinan Insya Allah (diresmikan) 26 Agustus," tegas Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




