ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemkab Penajam Paser Utara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan

Kamis, 31 Agustus 2023 | 12:21 WIB
FA
R
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: RZL
Suasana lahan pertanian di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim yang mengalami kekeringan, Kamis 31 Agustus 2023
Suasana lahan pertanian di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim yang mengalami kekeringan, Kamis 31 Agustus 2023 (Beritasatu.com/Fuad Iqbal)

Penajam Paser Utara, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan selama satu bulan ke depan. Hal itu dilakukan, lantaran saat ini ada sekira 267.000 hektare lahan pertanian padi yang terdampak akibat kekeringan.

Guna mengantisipasi bencana kekeringan akibat dampak dari El Nino, Pemkab Penajam Paser Utara meningkatkan status dari waspada menjadi siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Penetapan status siaga darurat bencana kekeringan dan karhutla itu dilakukan, menyusul semakin meningkatnya dampak dari bencana kekeringan yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani.

Pihak PDAM Penajam Paser Utara saat ini juga terpaksa harus menghentikan sementara operasional beberapa intake, lantaran sumber air yang semakin mengering.

ADVERTISEMENT

"Kami mendapat laporan juga beberapa wilayah yang sudah mulai kekeringan, sehingga kita menetapkan status siaga darurat kekeringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Penajam Paser Utara, Budi Santoso saat ditemui Beritasatu.com di ruang kerjanya di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan TImur, Kamis (31/8/2023) siang.

Menurutnya, salah satu dampak terparah dari bencana kekeringan, saat ini baru dirasakan oleh para petani padi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Pasalnya, berdasarkan data kajian resiko bencana BPBD PPU, sejauh ini ditaksir ada sekira 267.000 hektare lahan pertanian padi, yang terdampak kekeringan, sehingga berdampak pada ancaman gagal panen atau pun hasil panen yang tidak maksimal.

Luasnya lahan pertanian padi yang terdampak itu, merupakan hampir 40% dari total wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dengan penetapan status siaga darurat bencana kekeringan dan karhutla ini, maka pemerintah daerah melalui BPBD Penajam Paser Utara akan menyiagakan sejumlah kendaraan truk tangki air, guna memasok kebutuhan air bagi masyarakat, termasuk juga untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BPBD Lumajang Siaga Mobil Tangki Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

BPBD Lumajang Siaga Mobil Tangki Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

JAWA TIMUR
BMKG Ingatkan El Nino Bisa Picu Panas Ekstrem dan Kekeringan 2026

BMKG Ingatkan El Nino Bisa Picu Panas Ekstrem dan Kekeringan 2026

EKONOMI
Siklus Air Global Kacau, WMO: Banjir dan Kekeringan Makin Ekstrem

Siklus Air Global Kacau, WMO: Banjir dan Kekeringan Makin Ekstrem

INTERNASIONAL
Musim Kemarau, BMKG Sebut 5 Kabupaten Ini Sudah Mulai Kekeringan

Musim Kemarau, BMKG Sebut 5 Kabupaten Ini Sudah Mulai Kekeringan

NUSANTARA
BPBD Pandeglang Antisipasi Bencana Kekeringan dan Kebakaran

BPBD Pandeglang Antisipasi Bencana Kekeringan dan Kebakaran

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon