Kebakaran Gudang Pengolahan Limbah Beracun di Balikpapan Berhasil Dipadamkan 50 Persen
Minggu, 21 Januari 2024 | 12:07 WIB
Balikpapan, Beritasatu.com - Kebakaran besar yang melanda gudang pengolahan limbar beracun di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, akhirnya berhasil dipadamkan 50 persen Minggu (21/1/2024) siang. Kini, petugas damkar gabungan masih terus berjibaku untuk melakukan pendinginan dan upaya pemadaman di sejumlah titik api yang masih berkobar.
Kebakaran besar yang melanda gudang pengolahan limbar beracun di kawasan Jalan Soekarno Hatta Kilometer 13, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, telah berlangsung selama lebih dari 16 jam.
Berdasarkan dari pantauan udara, masih terlihat sejumlah titik kobaran api yang hingga kini terus berkobar dan sulit untuk dipadamkan oleh petugas damkar gabungan.
Baca Juga: Tangis Keluarga Warnai Pemakaman Korban Kebakaran Karaoke di Tegal
Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan Usman Ali mengatakan kebakaran yang melanda gudang pengolahan limbar beracun ini, telah terjadi sejak Sabtu (20/1/2024) sekitar pukul 18.00 Wita. Hingga Minggu (21/1/2024) pukul 12.00 Wita, sebagian titik api masih terus berkobar, dan sebagian lainnya telah berhasil dipadamkan.
“Jadi setelah kita tiba di TKP bahwa ada satu perusahaan terjadi kebakaran, dan sampai saat ini api masih proses pemadaman sebagian, sebagian posisi pendinginan,” ungkap Usman kepada Beritasatu.com saat ditemui di lokasi kebakaran di Kota Balikpapan, Minggu (21/1/2024) siang.
Menurutnya, kebakaran gudang pengolahan limbah beracun ini menjadi sulit untuk dipadamkan, lantaran banyaknya material limbah yang mudah terbakar, di antaranya seperti limbah lithium yang merupakan salah satu material limbah yang sangat mudah terbakar.
Oleh sebab itu, kebakaran yang melanda gudang pengolahan limbah ini pun berlangsung selama lebih dari 16 jam. “Ini sudah berlangsung 12 jam, 12 jam lebih, sudah hampir 16 jam,” imbuhnya.
Kebakaran ini telah menghanguskan hampir sebagian besar bahan limbah yang seharusnya akan diolah kembali menjadi bahan bakar ramah lingkungan.
“Nah, kebetulan pabrik tersebut ini bergerak di bidang limbah ya, jadi posisinya memang bahan-bahan limbah yang ada di dalam,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah gudang pengolahan limbah beracun di Kawasan Industri Kariangau (KIK) di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 13, sejak Sabtu (20/1/2024) malam terbakar hebat. Peristiwa kebakaran itu pun sempat membuat lima karyawan yang tengah lembur, panik dan berlarian menyelamatkan diri.
Besarnya kobaran api, memaksa petugas damkar gabungan dari BPBD, Satbrimob Polda Kaltim, dan Pertamina, diterjunkan ke lokasi kebakaran untuk menanggulangi kobaran api yang terus membesar. Satbrimob Polda Kaltim pun mengerahkan dua unit water canon ke lokasi kebakaran untuk membantu upaya pemadaman kebakaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




