Hanyut di Laut, 2 Nelayan Aceh Diselamatkan Polisi Malaysia
Senin, 5 Februari 2024 | 23:18 WIB
Banda Aceh, Beritasatu.com - Dua nelayan asal Kabupaten Aceh Utara diselamatkan Polis Marine Malaysia saat hanyut dan terbawa arus ke wilayah Kedah, Malaysia.
"Alhamdulillah dua nelayan kita yang hanyut diselamatkan Polis Marine Kedah," ujar Sekjen Panglima Laot Aceh, Azwir Nazar di Banda Aceh, Senin (5/2/2024).
Azwir mengatakan kedua nelayan ini bernama Asnawi asal Ulee Rubek dan Zuhdi asal Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara. Mereka pergi melaut menggunakan boat thep thep (kapal kecil) ukuran 3 gross ton (GT) sejak 26 Januari 2024 dari Pelabuhan Krueng Geukuh.
Di tengah perjalanan, mesin kapal bermasalah dan sempat diikat menggunakan tali. Namun, tidak bertahan lama dan putus. Akhirnya kedua nelayan ini hanyut bersama kapal sampai akhirnya ditemukan dan diselamatkan oleh Polis Marin Kedah, Malaysia.
Pada 1 Februari 2024, seorang warga Aceh, Yasin asal Pidie, yang sudah menetap selama 17 tahun di Malaysia menghubungi Panglima Laot Aceh. "Yasin kemudian memberikan jaminan kepada dua nelayan Aceh yang ditemukan ini," tutur Azwir.
Terkait masalah ini Panglima Laot Aceh berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh untuk penanganan terhadap dua nelayan ini.
Panglima Laot sendiri merupakan lembaga adat laut Aceh yang membawahi nelayan di Aceh. Semua permasalahan yang berhubungan dengan laut di Aceh tidak terlepas dari wewenang lembaga ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




