ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Abu Vulkanik Gunung Ruang Ganggu Penerbangan, Bandara Sam Ratulangi Ditutup

Jumat, 19 April 2024 | 11:25 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Visualisasi erupsi yang disertai kilatan petir vulkanik terjadi di Gunung Ruang yang berlokasi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu, 17 April 2024.
Visualisasi erupsi yang disertai kilatan petir vulkanik terjadi di Gunung Ruang yang berlokasi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu, 17 April 2024. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Erupsi Gunung Ruang yang terjadi sejak Selasa (16/4/2024), masih mengganggu wilayah udara hingga Jumat (19/4/2024).

Akibatnya, operasional Bandara Internasional Sam Ratulangi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, yang berjarak sekitar 95 kilometer (km) dari Gunung Ruang masih ditutup sementara.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari.

ADVERTISEMENT

"BNPB memonitor penutupan bandara diperpanjang hingga hari ini, Jumat pukul 06.00-18.00 Wita," katanya dalam keterangan tertulis Jumat.

Abdul memaparkan, distribusi abu vulkanik Gunung Ruang terpantau hingga Kabupaten Minahasa Utara pada Kamis (18/4/2024). Sejumlah wilayah kecamatan terdampak abu vulkanik, di antaranya Kecamatan Likupang Barat, Wori, Likupang Timur dan Likupang Selatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara mengimbau warga untuk menggunakan masker dan tetap tenang, khususnya dalam menyikapi informasi hoaks.

Abdul menambahkan, Pelabuhan Tagulandang saat ini dioperasikan untuk mobilisasi evakuasi dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak. Pengoperasian dilakukan pada Kamis (18/4/2024) pukul 23.00 WIB.

Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) telah mengaktifkan pos komando yang berada di Desa Apengsala. Desa ini berjarak 15 km dari Gunung Ruang.

"Pascaerupsi eksplosif, jaringan listrik dan komunikasi lumpuh di Kampung Laing Patehi yang berada di Pulau Ruang, sedangkan di Desa Lumbo di Pulau Tagulandang, kondisi jaringan komunikasi tidak berfungsi secara optimal," beber Abdul.

Berdasarkan data BPBD, pengungsi berada di Pulau Tagulandang berjumlah 272 KK atau 838 jiwa. Mereka yang berasal dari Desa Laingpatehi berjumlah 166 KK (506 jiwa) dan Desa Pumpente 106 KK (332 jiwa).

Sementara itu, evakuasi warga juga dilakukan pada masyarakat yang berada di Pulau Tagulandang, khususnya di sisi barat yang berhadapan dengan Pulau Ruang.

"Pendataan masih terus dilakukan pemerintah daerah, dengan data sementara berjumlah 6.045 jiwa. Mereka berasal dari Kelurahan Bahoi dan Kelurahan Balehumara," beber Abdul.

Berdasarkan dasbor sistem informasi pemantauan gunung api, dia mengungkapkan, Gunung Ruang terlihat jelas hingga tertutup kabut pada hari ini.

"Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak gunung. Cuaca berawan, angin lemah ke arah selatan," ungkap Abdul.

Otoritas kegunungapian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), telah menetapkan status aktivitas vulkanik Gunung Ruang pada level tertinggi atau IV (Awas) pada 17 April 2024, pukul 21.00 Wita.

BNPB merekomendasi empat hal kepada masyarakat sekitar terkait kondisi Gunung Ruang: 

1. Masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung/wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif gunung. 
2. Masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius 6 km agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 6 km. 
3. Masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas (surge), dan tsunami yang disebabkan oleh runtuhan tubuh gunungapi ke dalam laut.
4. Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker, untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gunung Ruang Masih Waspada, PVMBG Imbau Warga Tetap Siaga

Gunung Ruang Masih Waspada, PVMBG Imbau Warga Tetap Siaga

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT