Dampak Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Ditutup hingga Senin Siang
Minggu, 21 April 2024 | 11:57 WIB
Manado, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi (Samrat) memperpanjang penutupan aktivitas penerbangan hingga Senin (22/4/2024), pukul 12.00 Wita, karena masih adanya abu vulkanik Gunung Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).
"Erupsi Gunung Ruang masih berlanjut, sehingga membuat pihak Bandara Samrat tetap menutup aktivitas penerbangan dari dan menuju Manado," kata GM Bandara Samrat Maya Damayanti, di Manado seperti dikutip dari Antara, Minggu (21/4/2024).
“Iya, penutupan sementara diperpanjang sampai besok,” ujarnya.
Humas Bandara Sam Ratulangi Yanti Pramono, mengatakan hal tersebut masih harus dilakukan karena situasi dan kondisi yang belum kondusif dan aman untuk melakukan penerbangan.
“Semua demi menjaga aspek keselamatan dan keamanan penerbangan," katanya.
Pihaknya akan terus menyampaikan pembaruan terkini tentang status bandara.
Yanti menjelaskan bahaya abu vulkanik bukan sekadar abu, tetapi apabila dia masuk bisa merusak mesin pesawat sehingga berbahaya bagi keselamatan penumpang.
Ia mengatakan, pesawat dalam keadaan diparkir sekalipun, kedua mesin pesawat harus ditutup rapat, jangan sampai abu vulkanik masuk.
Gunung Ruang erupsi sejak 16 April 2024 sore setelah terjadi peningkatan aktivitas kegempaan. Pada hari yang sama, status gunung tersebut berubah sampai tiga kali, dari normal ke waspada, siaga, dan awas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




