ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Viral Pelajar SD di Simalungun Dirundung hingga Tersungkur Ditendang Temannya

Senin, 22 April 2024 | 08:00 WIB
PS
R
Penulis: Panji Satrio | Editor: RZL
Kepolisian Resor Simalungun bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, telah mengambil tindakan cepat dengan mengamankan tiga pelajar yang terlibat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepolisian Resor Simalungun bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, telah mengambil tindakan cepat dengan mengamankan tiga pelajar yang terlibat untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Beritasatu.com/Panji Satrio)

Simalungun, Beritasatu.com - Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan aksi perundungan dan kekerasan fisik terhadap seorang pelajar Sekolah dasar (SD) di Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Video tersebut memperlihatkan sejumlah pelajar yang merundung temannya di hadapan siswa lainnya, dengan salah satunya melakukan kekerasan fisik hingga korban jatuh.

Kepolisian Resor Simalungun bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, telah mengambil tindakan cepat dengan mengamankan tiga pelajar yang terlibat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam video yang dipantau Beritasatu.com, korban yang mengenakan baju merah tampak pasrah saat dirundung oleh teman-temannya. Bahkan, salah satu pelajar berusaha melarikan diri tetapi ditendang sehingga jatuh. Sejumlah siswa lainnya yang menyaksikan malah tertawa dan mencela korban.

ADVERTISEMENT

Kasat Reskrim Kepolisian Resor Simalungun, Ajun Komisaris Polisi Ghulam Yanuar, mengungkapkan insiden ini terjadi pada 15 Maret 2024 di sekolah. Kejadian bermula saat korban, berinisial RPS (12), masuk kelas untuk mengikuti les. Saat istirahat, temannya yang berinisial GM, menarik sandal korban dan membuangnya, memicu konflik yang berujung pada perundungan dan kekerasan fisik terhadap korban.

"Kami bersama Dinas Pendidikan telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara dan mengambil keterangan dari 5 orang saksi, termasuk guru yang ada di lokasi saat kejadian," ujar Ghulam pada Minggu (21/4/2024).

Ghulam menambahkan bahwa penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Simalungun masih mendalami keterangan para saksi dan pelaku untuk proses gelar perkara dan penetapan tersangka.

Saat ini, tiga pelajar yang diamankan sedang menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik untuk menentukan langkah selanjutnya dalam kasus perundungan ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Siswi SMP di Surabaya Dirudung hingga Depresi, Orang Tua Lapor Polisi

Siswi SMP di Surabaya Dirudung hingga Depresi, Orang Tua Lapor Polisi

JAWA TIMUR
Anak Influencer Jadi Korban Perundungan dan Pelecehan Seksual

Anak Influencer Jadi Korban Perundungan dan Pelecehan Seksual

LIFESTYLE
Marak Kasus Perundungan di Jakarta, Tania Nadira: Stop Bullying

Marak Kasus Perundungan di Jakarta, Tania Nadira: Stop Bullying

NASIONAL
Marak Aksi Bullying, SMAN 43 Jakarta Terapkan Sistem Antikekerasan

Marak Aksi Bullying, SMAN 43 Jakarta Terapkan Sistem Antikekerasan

JAKARTA
Siswa SD di Pekanbaru Tewas Diduga Di-bully oleh Teman Kelasnya

Siswa SD di Pekanbaru Tewas Diduga Di-bully oleh Teman Kelasnya

NUSANTARA
Kapolres Metro Tangerang Kota Serukan Gerakan Bersama Stop Bullying

Kapolres Metro Tangerang Kota Serukan Gerakan Bersama Stop Bullying

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT