Ikan Tuna dan Lobster NTB Tembus Pasar Amerika Serikat dan Taiwan
Senin, 28 Oktober 2024 | 10:06 WIB
Mataram, Beritasatu.com – Kementerian Perikanan dan Kelautan, melalui Badan Pengawasan dan Pengendalian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Mataram, mengekspor produk unggulan perikanan, yaitu ikan tuna beku dan lobster, ke Amerika Serikat dan Taiwan.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas pasar dan meningkatkan kesejahteraan nelayan serta pembudidaya di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Hari ini kita pelepasan ekspor produk unggulan dari Dinas Industri NTB, yaitu ikan tuna dan lobster yang merupakan hasil tangkapan di perairan sekitar NTB," ungkap Kepala BPPMHKP Ishartini Senin (28/10/2024).
Ia menambahkan, produk ikan yang diekspor terdiri dari berbagai bentuk, seperti steak dan cup, dengan tujuan pasar utama di Amerika Serikat. Perusahaan yang terlibat dalam ekspor ini telah memiliki sertifikat HACCP atau Hazard Analysis Critical Control Point kategori A.
“Ini menunjukkan standar kualitas yang tinggi dan memungkinkan produk tersebut menembus pasar Amerika," ungkap Ishartini.
Selain ikan tuna, lobster yang diekspor merupakan hasil budidaya masyarakat di Teluk Elong dan Ekas. Mereka mengumpulkan lobster di unit pengolahan, membersihkannya, dan kemudian mengemasnya dengan baik menggunakan sistem vakum dan berlabel.
“Lobster ini juga dipasarkan ke Taiwan, dan perusahaan-perusahaan yang terlibat terus berupaya mengembangkan pasar mereka hingga ke Amerika dan Uni Eropa,” ujar Ishartini.
Dalam proses pengembangan ini, BPPMHKP Mataram berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Perindustrian, Perdagangan, dan BPOM.
“Kami berharap kolaborasi ini akan mempermudah para pengusaha untuk menembus pasar global, yang tujuannya untuk menyejahterakan nelayan dan pembudidaya.” tekan Ishartini.
Dari data yang disampaikan, hari ini volume ekspor mencapai 217 ton dengan total nilai mencapai Rp 26 miliar.
Potensi ekspor dari NTB masih sangat besar, bahkan bisa mencapai tiga kali lipat dari jumlah tersebut. Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB telah memberikan peluang tidak hanya untuk produk mentah tetapi juga produk siap saji.
BACA JUGA
Bea Cukai Karimun Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 17 M, Pelaku Melarikan Diri
Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti memberikan pandangannya mengenai ekspor ini. "Meskipun provinsi kita kecil, mimpi kita besar dan alhamdulillah hari ini dapat terlihat di sektor perikanan," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




