ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Update Korban Banjir Padang Panjang: 26 Meninggal, 49 Orang Hilang

Senin, 1 Desember 2025 | 09:55 WIB
DN
HH
Penulis: Delfi Neski | Editor: HP
Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap korban banjir di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.
Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap korban banjir di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. (Beritasatu.com/Delfi Neski)

Padang, Beritasatu.com - Upaya pencarian para korban banjir bandang di kawasan Jembatan Kembar, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, masih berlangsung hingga Senin (1/12/2025). Tim penyelamat gabungan terus bekerja siang dan malam untuk menemukan puluhan warga yang hingga kini belum ditemukan.

Data terbaru dari Posko Tanggap Darurat mencatat 26 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, 49 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan berada dalam pencarian intensif.

Dari jumlah tersebut, 32 merupakan warga Silaiang Bawah, Padang Panjang, dan 17 lainnya adalah pengendara atau warga non-lokal yang melintas saat banjir bandang terjadi.

ADVERTISEMENT

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Alex Saputra menjelaskan, seluruh unsur penanganan bencana dikerahkan untuk mempercepat pencarian. Operasi melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta para relawan dari berbagai organisasi.

Menurut Alex, kondisi medan menjadi hambatan besar. Luapan air yang masih tinggi, material longsor, dan aliran sungai yang deras menyulitkan tim untuk mencapai titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban tertimbun.

Hal senada diungkapkan Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Samsul. Ia menyampaikan, pada Minggu (30/11/2025) siang tim Basarnas menemukan dua jenazah tambahan di kawasan Mega Mendung.

Namun, debit air yang tinggi membuat penyelamatan menjadi semakin sulit, terutama untuk menyeberangi sungai dan melakukan penyisiran menyeluruh.

Sementara itu, data terbaru penanganan bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat menunjukkan banjir bandang dan longsor akibat cuaca ekstrem telah melanda 16 kabupaten dan kota di 28 kecamatan. Secara keseluruhan, korban meninggal dunia mencapai 129 orang, sedangkan 112 orang masih hilang dan terus dicari.

Puluhan warga yang hilang tersebut tersebar di tiga wilayah utama, yakni Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, dan Kota Padang. Tim SAR gabungan kini memperluas sektor pencarian, termasuk membuka akses menuju lokasi yang masih terisolasi. Posko tambahan juga didirikan untuk memperkuat dukungan logistik.

Pemerintah daerah memastikan operasi pencarian korban banjir Padang tidak akan dihentikan sampai seluruh korban ditemukan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Inalum Rehabilitasi Sekolah Korban Banjir di Sumbar

Inalum Rehabilitasi Sekolah Korban Banjir di Sumbar

NUSANTARA
Banjir Landa Penggambiran Padang, Ibu Hamil Pingsan Saat Dievakuasi

Banjir Landa Penggambiran Padang, Ibu Hamil Pingsan Saat Dievakuasi

NUSANTARA
Pascabanjir, Siswa dan Guru SMA Negeri 12 Padang Bersihkan Sekolah

Pascabanjir, Siswa dan Guru SMA Negeri 12 Padang Bersihkan Sekolah

NUSANTARA
Jalan Putus, Korban Banjir Batu Busuak yang Terisolasi Minim Bantuan

Jalan Putus, Korban Banjir Batu Busuak yang Terisolasi Minim Bantuan

NUSANTARA
BPBD Padang: Normalisasi Sungai Kunci Cegah Banjir Terulang

BPBD Padang: Normalisasi Sungai Kunci Cegah Banjir Terulang

NUSANTARA
Banjir Padang, Tim SAR Evakuasi Warga dengan Perahu Karet

Banjir Padang, Tim SAR Evakuasi Warga dengan Perahu Karet

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon