Banjir Padang, Tim SAR Evakuasi Warga dengan Perahu Karet
Sabtu, 3 Januari 2026 | 08:28 WIB
Padang, Beritasatu.com - Kantor Pertolongan dan Pencarian (SAR) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengerahkan sejumlah personel untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di berbagai wilayah Kota Padang, Jumat (2/1/2026). Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet menyusul tingginya genangan air yang merendam permukiman warga.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik mengatakan, evakuasi terus dilakukan sejak banjir melanda sejumlah kawasan akibat tingginya curah hujan.
"Proses evakuasi terus dilakukan bagi warga yang terjebak musibah banjir di Padang menggunakan perahu karet," kata Abdul Malik di Padang, dikutip dari Antara, Sabtu (3/1/2026).
Salah satu lokasi prioritas evakuasi adalah kawasan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Di wilayah tersebut, personel SAR harus mendatangi rumah-rumah warga satu per satu karena kondisi banjir yang cukup parah.
Abdul Malik menjelaskan, proses evakuasi berlangsung dramatis karena warga tidak dapat keluar dari rumah akibat tingginya genangan air yang menutup akses jalan. Kondisi tersebut memaksa warga bertahan di dalam rumah demi keselamatan.
Warga memilih bertahan karena tidak memungkinkan menembus genangan air yang dapat mengancam keselamatan dan keamanan diri masing-masing, terutama bagi anak-anak, lansia, dan perempuan.
"Setelah dievakuasi dari rumah, warga tersebut langsung dibawa oleh personel ke tempat yang lebih aman," katanya.
Proses evakuasi oleh tim SAR Padang berlangsung hingga Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah menyelesaikan evakuasi di kawasan Tabiang Banda Gadang, tim melanjutkan operasi penyelamatan ke Perumahan Hannah Asri, Lubuk Buaya, yang juga terdampak banjir.
Banjir yang melanda Kota Padang dipicu oleh tingginya curah hujan sejak Jumat pagi, menyebabkan sejumlah sungai meluap dan air menggenangi permukiman warga. Ratusan rumah dilaporkan terendam dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai pinggang orang dewasa.
Hingga sekitar pukul 19.40 WIB, hujan masih turun dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Kota Padang. Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir susulan, sehingga warga diminta tetap waspada.
Selain di Nanggalo dan Lubuk Buaya, proses evakuasi juga dilakukan di berbagai lokasi lain, di antaranya Dadok Tunggul Hitam, Kurao Pagang, Pasar Lalang Belimbing, dan Pauh.
Evakuasi tidak hanya melibatkan personel SAR Padang, tetapi juga didukung oleh BPBD Kota Padang, Satpol PP, TNI, Polri, Komunitas Siaga Bencana (KSB), Dubalang Pemkot Padang, relawan, Pramuka, serta unsur masyarakat lainnya.
Pihak SAR Padang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan dan segera melaporkan apabila membutuhkan bantuan evakuasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




