ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Aceh, Warga Pidie Jaya Kibarkan Bendera Putih Minta Bantuan

Kamis, 18 Desember 2025 | 08:57 WIB
WM
HH
Penulis: Wahyu Majiah | Editor: HP
Warga Pidie Jaya memasang bendera putih di sejumlah jalan sebagai simbol permohonan bantuan pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November 2025.
Warga Pidie Jaya memasang bendera putih di sejumlah jalan sebagai simbol permohonan bantuan pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November 2025. (Beritasatu.com/Wahyu Majiah)

Meureudu, Beritasatu.com - Warga Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, memasang bendera putih di sejumlah ruas jalan dan halaman perkantoran sebagai simbol permohonan bantuan pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Pantauan Beritasatu.com di lapangan menunjukkan bendera putih terpasang di beberapa lokasi strategis, termasuk di sepanjang jalan utama hingga halaman Kantor Camat Meurah Dua. Kecamatan Meurah Dua tercatat sebagai salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir.

Salah seorang warga Pidie Jaya, Abdul Jabar mengatakan, pengibaran bendera putih memiliki makna khusus sesuai kondisi darurat yang tengah dihadapi masyarakat. Menurutnya, bendera putih menjadi simbol permintaan pertolongan agar bantuan segera datang dan penanganan korban bencana dapat dipercepat.

ADVERTISEMENT

“Bendera putih ini dimaknai sebagai permintaan bantuan. Dalam kondisi bencana seperti sekarang, warga berharap dengan adanya bendera putih, perhatian pemerintah dan pihak terkait bisa lebih cepat,” ujar Abdul Jabar, Kamis (18/12/2025).

Ia menambahkan, pemasangan bendera putih juga dianalogikan seperti kebiasaan nelayan saat mengalami kerusakan kapal di tengah laut. Dalam situasi tersebut, nelayan mengibarkan bendera putih sebagai tanda darurat karena tidak dapat meminta pertolongan dengan suara.

“Nelayan kalau kapalnya rusak di laut akan mengibarkan bendera putih sebagai tanda minta tolong. Begitu juga kondisi kami sekarang, bendera putih menjadi simbol permohonan bantuan tanpa suara,” jelasnya.

Warga berharap aksi pemasangan bendera putih ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta pihak terkait agar segera menyalurkan bantuan dan melakukan penanganan cepat terhadap dampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kisah Korban Banjir Pidie Jaya Merajut Asa Berjualan Takjil di Huntara

Kisah Korban Banjir Pidie Jaya Merajut Asa Berjualan Takjil di Huntara

NUSANTARA
Sungai Pidie Jaya Butuh Sabo Dam hingga Tanggul Permanen Atasi Banjir

Sungai Pidie Jaya Butuh Sabo Dam hingga Tanggul Permanen Atasi Banjir

NUSANTARA
739 Huntara Dibangun di Pidie Jaya, BPBD: Progresnya Sudah 80 Persen

739 Huntara Dibangun di Pidie Jaya, BPBD: Progresnya Sudah 80 Persen

NUSANTARA
Huntara bagi Warga Pidie Jaya

Huntara bagi Warga Pidie Jaya

MULTIMEDIA
UGM Kirim 30 Mahasiswa KKN-PPM Peduli Bencana ke Aceh

UGM Kirim 30 Mahasiswa KKN-PPM Peduli Bencana ke Aceh

NUSANTARA
Pidie Jaya Kembali Perpanjang Tanggap Darurat Bencana untuk Ke-5 Kali

Pidie Jaya Kembali Perpanjang Tanggap Darurat Bencana untuk Ke-5 Kali

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon