Kronologi Kebakaran Maut yang Tewaskan 16 Lansia di Manado
Senin, 29 Desember 2025 | 07:12 WIB
Manado, Beritasatu.com - Suasana duka menyelimuti Kota Manado setelah api melahap sebuah panti jompo pada Minggu (28/12/2025) malam. Peristiwa yang terjadi pukul 20.24 Wita tersebut merenggut nyawa 16 warga lanjut usia (lansia). Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan bangunan yang dihuni puluhan orang tua tersebut.
Upaya pemadaman melibatkan 25 personel dan lima unit mobil pemadam kebakaran. Petugas berjuang selama satu jam untuk menjinakkan si jago merah agar tidak merembet ke permukiman padat penduduk di sekitarnya. Api baru dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 21.20 Wita, disusul proses evakuasi yang berlangsung dramatis di tengah puing panas.
Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel menjelaskan kronologi kebakaran maut tersebut. Ia mengatakan, laporan darurat masuk sekitar 7 menit setelah titik api muncul. Kemudian tim pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi sesaat setelah menerima panggilan darurat.
"Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan 16 jenazah penghuni lanjut usia di antara reruntuhan kayu dan beton yang menghitam," ujar Steaven.
Selain korban jiwa, tiga penghuni mengalami luka bakar serius. Saat ini, dua orang dirawat di RSUD Kota Manado dan satu lainnya di RS Awaloei. Data pengelola menyebutkan, dari 32 penghuni yang berada di panti saat kejadian, 16 orang dilaporkan selamat.
Proses identifikasi menjadi tantangan berat bagi aparat. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah dikerahkan karena kondisi fisik korban sulit dikenali secara visual.
Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyatakan pemeriksaan mendalam akan dipusatkan di RS Bhayangkara mulai Senin (29/12/2025).
Hingga kini, garis polisi masih melingkari lokasi kejadian. Meski muncul dugaan api berasal dari area dapur, kepolisian belum memberikan kesimpulan resmi. "Sejumlah kesaksian menyebut asal api dari dapur, tetapi kami masih mendalaminya," kata Steaven.
Penyelidikan intensif terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti tragedi memilukan di penghujung tahun tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




