Kebakaran Panti Wreda Damai Manado Jadi Sorotan Media Asing
Selasa, 30 Desember 2025 | 11:38 WIB
Manado, Beritasatu.com - Tragedi kebakaran yang melanda Panti Wreda Damai Manado, Sulawesi Utara, tidak hanya menyita perhatian publik nasional, tetapi juga mendapat sorotan dari sejumlah media asing. Insiden memilukan tersebut menewaskan sedikitnya 16 orang dan menyebabkan tiga lainnya mengalami luka bakar serius.
Sejumlah media internasional menyebutkan, kebakaran dahsyat itu terjadi pada Minggu (28/12/2025) malam dan dengan cepat melalap sebagian besar bangunan panti jompo yang dihuni oleh para lanjut usia (lansia).
Kebakaran terjadi di sebuah fasilitas panti jompo di Kota Manado, Pulau Sulawesi, yang saat kejadian dihuni sekitar 32 lansia. Api dengan cepat menjalar ke hampir seluruh bagian bangunan, menyulitkan proses evakuasi para penghuni.
Petugas pemadam kebakaran setempat menyatakan bahwa api menyebar sangat cepat, sehingga tim darurat terpaksa memprioritaskan upaya pengendalian kobaran api agar tidak merembet ke permukiman padat penduduk yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Fokus utama saat itu adalah mencegah api meluas ke rumah-rumah warga,” demikian keterangan petugas pemadam kebakaran.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah sekitar satu jam proses pemadaman intensif. Namun, besarnya kobaran api menyebabkan kerusakan parah pada bangunan panti wreda, serta menelan korban jiwa dalam jumlah besar.
Dalam peristiwa tersebut, tiga penghuni panti mengalami luka bakar berat dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga kini, kondisi korban luka masih dalam pemantauan tim medis.
Pihak kepolisian setempat telah meluncurkan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran. Meski demikian, informasi awal yang diperoleh aparat menunjukkan bahwa api diduga bermula dari area dapur panti wreda tersebut.
Kasus kebakaran Panti Wreda Damai Manado ini menambah daftar panjang insiden kebakaran fasilitas sosial yang menelan korban jiwa di Indonesia. Sorotan media internasional turut menempatkan perhatian pada aspek keselamatan bangunan, sistem proteksi kebakaran, serta perlindungan kelompok rentan, khususnya para lansia yang tinggal di fasilitas perawatan jangka panjang.
Hingga saat ini, aparat kepolisian dan pemerintah daerah masih melakukan pendalaman serta evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan bangunan panti wreda guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




