Polresta Manado Sudah Periksa 10 Saksi Kasus Kebakaran Panti Jompo
Minggu, 4 Januari 2026 | 08:25 WIB
Polresta Manado Sudah Periksa 10 Saksi Kasus Kebakaran Panti Wreda
Manado, Beritasatu.com - Polresta Manado terus mendalami kasus kebakaran yang melanda Panti Wreda Damai di Kelurahan Ranomuut, Paal dua, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi untuk mengungkap penyebab pasti tragedi yang terjadi pada Desember 2025 lalu tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, menyatakan berdasarkan keterangan para saksi, muncul dugaan awal mengenai titik awal munculnya api. "Dari hasil keterangan para saksi yang telah kami periksa, menyatakan sampai saat ini api berasal dari arah dapur," ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Saat ini pihak kepolisian telah memanggil berbagai pihak untuk memberikan keterangan guna menyusun kronologi peristiwa secara utuh. "Untuk saksi-saksi yang sudah kita mintai keterangan yaitu dari pihak yayasan, kemudian ada beberapa pekerja, dan ada beberapa korban selamat atau penghuni panti yang selamat, serta tetangga sekitar," lanjutnya.
Meski dugaan awal sudah mengarah ke area dapur, Polresta Manado tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab teknis kebakaran. Saat ini, pihak penyidik masih menunggu hasil resmi identifikasi dari bidang Labfor Polda Sulut.
"Terkait dengan kejadian kebakaran di Panti Werda, sampai saat ini sudah ada 10 saksi yang kita mintai keterangan. Untuk hasil penyebabnya, kita masih menunggu hasil dari bidang Labfor Polda Sulawesi Utara," tegas Elwin.
Proses identifikasi 16 korban meninggal dunia dilakukan secara bertahap. Hingga kini, baru sebagian kecil korban yang berhasil teridentifikasi dan dipulangkan ke pihak keluarga. "Dari total 16 korban, sudah ada empat korban yang berhasil diidentifikasi dan sudah diserahkan ke pihak keluarga," ungkapnya.
Sementara itu, untuk 12 korban lainnya, tim medis dan kepolisian masih menemui kendala identifikasi visual sehingga harus menempuh jalur medis yang lebih mendalam. "Untuk 12 korban lainnya masih menunggu hasil tes DNA dari Puslabfor," pungkas Elwin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




