ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polresta Manado Sudah Periksa 10 Saksi Kasus Kebakaran Panti Jompo

Minggu, 4 Januari 2026 | 08:25 WIB
CR
IC
Penulis: Candle Heiner Rogaga | Editor: CAH
Tampak bangunan panti wreda yang berlokasi di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, seusai terbakar pada Minggu, 28 Desember 2025 malam. Saat ini polisi masih mengidentifikasi 16 jenazah korban kebakaran.
Tampak bangunan panti wreda yang berlokasi di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, seusai terbakar pada Minggu, 28 Desember 2025 malam. Saat ini polisi masih mengidentifikasi 16 jenazah korban kebakaran. (Beritasatu.com/Candle Heiner Rogaga)

Polresta Manado Sudah Periksa 10 Saksi Kasus Kebakaran Panti Wreda

Manado, Beritasatu.com - Polresta Manado terus mendalami kasus kebakaran yang melanda Panti Wreda Damai di Kelurahan Ranomuut, Paal dua, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi untuk mengungkap penyebab pasti tragedi yang terjadi pada Desember 2025 lalu tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, menyatakan berdasarkan keterangan para saksi, muncul dugaan awal mengenai titik awal munculnya api. "Dari hasil keterangan para saksi yang telah kami periksa, menyatakan sampai saat ini api berasal dari arah dapur," ujarnya, Sabtu (3/1/2026).

ADVERTISEMENT

Saat ini pihak kepolisian telah memanggil berbagai pihak untuk memberikan keterangan guna menyusun kronologi peristiwa secara utuh. "Untuk saksi-saksi yang sudah kita mintai keterangan yaitu dari pihak yayasan, kemudian ada beberapa pekerja, dan ada beberapa korban selamat atau penghuni panti yang selamat, serta tetangga sekitar," lanjutnya.

Meski dugaan awal sudah mengarah ke area dapur, Polresta Manado tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab teknis kebakaran. Saat ini, pihak penyidik masih menunggu hasil resmi identifikasi dari bidang Labfor Polda Sulut.

"Terkait dengan kejadian kebakaran di Panti Werda, sampai saat ini sudah ada 10 saksi yang kita mintai keterangan. Untuk hasil penyebabnya, kita masih menunggu hasil dari bidang Labfor Polda Sulawesi Utara," tegas Elwin.

Proses identifikasi 16 korban meninggal dunia dilakukan secara bertahap. Hingga kini, baru sebagian kecil korban yang berhasil teridentifikasi dan dipulangkan ke pihak keluarga. "Dari total 16 korban, sudah ada empat korban yang berhasil diidentifikasi dan sudah diserahkan ke pihak keluarga," ungkapnya.

Sementara itu, untuk 12 korban lainnya, tim medis dan kepolisian masih menemui kendala identifikasi visual sehingga harus menempuh jalur medis yang lebih mendalam. "Untuk 12 korban lainnya masih menunggu hasil tes DNA dari Puslabfor," pungkas Elwin. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kebakaran Panti Wreda Manado, DPR Dorong Reformasi Keamanan

Kebakaran Panti Wreda Manado, DPR Dorong Reformasi Keamanan

NASIONAL
Panti Wreda Damai Manado Upayakan Hunian Lansia Pascakebakaran

Panti Wreda Damai Manado Upayakan Hunian Lansia Pascakebakaran

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon