Mengaku Prihatin, Jusuf Kalla Soroti Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT
Minggu, 8 Februari 2026 | 01:07 WIB
Surabaya, Beritasatu.com – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menyampaikan keprihatinan atas kasus siswa sekolah dasar (SD) yang bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa tragis tersebut diduga dipicu oleh faktor ekonomi, setelah korban tidak dibelikan alat tulis sekolah.
Menurut Jusuf Kalla, kasus tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kemiskinan ekstrem masih terjadi di Indonesia. Ia menilai faktor ekonomi dan kemiskinan merupakan penyebab utama tragedi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Jusuf Kalla usai menghadiri sidang paripurna Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) Universitas Airlangga, Surabaya, Sabtu (7/2/2026).
"Itulah, sudah banyak dibicarakan, bahwa di Indonesia ini kemiskinan harus kita atasi, karena (kasus siswa SD bunuh diri) itu akibat kemiskinan," katanya.
Jusuf Kalla juga menyerukan kepada pemerintah agar semakin serius dalam memberantas kemiskinan di Indonesia. Meski tidak banyak memberikan komentar lebih lanjut, ia mengakui bahwa persoalan kemiskinan selalu menjadi perhatian dan pembahasan pemerintah.
Kasus ini, menurut Jusuf Kalla, harus menjadi pengingat bahwa upaya penanggulangan kemiskinan masih perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




