Dukung Dekarbonisasi, ADHI Tanam Mangrove 5 Hektare di Indramayu
Kamis, 12 Februari 2026 | 17:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dekarbonisasi menjadi fokus utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan menanam mangrove seluas 5 hektare di Desa Cemara Kulon, Kabupaten Indramayu, Rabu (11/2/2026). Melalui program Adhi Green, perusahaan menanam 6.600 bibit mangrove sebagai langkah nyata menekan emisi gas rumah kaca sekaligus mendukung target net-zero emission.
Aksi ini merupakan bagian dari komitmen Adhi terhadap prinsip environmental, social, and governance (ESG). Bersama kelompok tani setempat, perusahaan melakukan rehabilitasi kawasan pesisir yang dinilai memiliki peran penting dalam menyerap karbon dan memperkuat ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim.
Program ini tidak hanya berorientasi pada pemulihan ekosistem, tetapi juga menjadi strategi perusahaan dalam mendorong dekarbonisasi sektor konstruksi. Mangrove dikenal efektif menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar, sehingga berkontribusi langsung pada penurunan emisi sekaligus menjaga keanekaragaman hayati pesisir.
Selain aspek lingkungan, kegiatan ini juga melibatkan pemberdayaan masyarakat. Kelompok tani dan komunitas lokal dilibatkan dalam proses penanaman dan perawatan, sehingga diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi warga sekitar.
Penanaman di Indramayu merupakan kelanjutan dari program rehabilitasi mangrove yang sebelumnya dijalankan ADHI di Desa Sedari, Kabupaten Karawang, sepanjang 2024 hingga 2025 dengan cakupan sekitar 525 hektare. Konsistensi ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem pesisir yang lebih sehat dan produktif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim, jajaran pemerintah daerah, instansi kehutanan Jawa Barat, unsur TNI-Polri, pemerintah desa, mitra strategis, serta Dewan Komisaris dan Direksi ADHI Karya.
Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penanaman pohon. Ia menyebut pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Melalui langkah konkret seperti ini, ADHI ingin memastikan upaya dekarbonisasi tidak hanya menjadi komitmen di atas kertas, tetapi terwujud langsung di lapangan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekedar menanam mangrove, melainkan momentum penting untuk kembali mengingatkan kita dalam menanam komitmen bersama menjaga lingkungan. Sebagai perusahaan BUMN infrastruktur, ADHI menyadari bahwa pembangunan dan kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dan saling menguatkan,” ujarnya,.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




