ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hujan Deras Guyur Merapi, Warga Diminta untuk Menjauh

Selasa, 17 Februari 2026 | 17:31 WIB
CN
JS
Penulis: Chandra Adi Nurwidya | Editor: JJS
Ilustrasi Gunung Merapi.
Ilustrasi Gunung Merapi. (Beritasatu.com/Chandra Adi Nurwidya)

Kapanewon, Beritasatu.com - Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya lahar dan awan panas guguran (APG), terutama di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi setelah hujan lebat mengguyur lereng selatan Gunung Merapi.

Berdasarkan data Badan Geologi, hujan yang terjadi di lereng selatan stasiun Kaliurang, Gunung Merapi, curah hujan tercatat sebesar 22,23 mm dengan durasi 44 menit dan intensitas mencapai 30,46 mm/jam.

“Hujan masih berlangsung saat ini. Waspada bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta awan panas guguran di daerah rawan," kata kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).

ADVERTISEMENT

Agus Budi Santoso meminta agar masyarakat untuk menjauhi daerah tersebut.

"Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan mematuhi seluruh rekomendasi,” ujarnya.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi berada pada status siaga (Level III). BPPTKG menegaskan, masyarakat tetap mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan.

Potensi bahaya saat ini mencakup guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong hingga sejauh maksimal lima kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga sejauh maksimal tujuh kilometer.

Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh maksimal tiga kilometer dan Sungai Gendol hingga lima kilometer.

Selain itu, lontaran material vulkanik akibat letusan eksplosif dapat menjangkau radius hingga tiga kilometer dari puncak gunung.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma di Gunung Merapi masih berlangsung, sehingga berpotensi memicu awan panas guguran di dalam daerah rawan.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apapun di wilayah rawan dan mengantisipasi dampak abu vulkanik jika terjadi erupsi.

BPPTKG menyatakan, jika terjadi perubahan signifikan dalam aktivitas gunung, tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Status Siaga, Merapi Luncurkan 13 Guguran Lava dengan Jarak 1,9 Km

Status Siaga, Merapi Luncurkan 13 Guguran Lava dengan Jarak 1,9 Km

NUSANTARA
Status Siaga, Merapi Luncurkan 16 Guguran Lava hingga 2 Kilometer

Status Siaga, Merapi Luncurkan 16 Guguran Lava hingga 2 Kilometer

NUSANTARA
BPBD Boyolali Imbau Warga Lereng Merapi Waspadai Aliran Sungai

BPBD Boyolali Imbau Warga Lereng Merapi Waspadai Aliran Sungai

JAWA TENGAH
Merapi Luncurkan 22 Guguran Lava dan 2 Awan Panas Pagi Ini

Merapi Luncurkan 22 Guguran Lava dan 2 Awan Panas Pagi Ini

NUSANTARA
Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Lahar Merapi hingga 7 Km

Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Lahar Merapi hingga 7 Km

JAWA TENGAH
Terseret Arus, Warga Lereng Gunung Merapi Boyolali Ditemukan Tewas

Terseret Arus, Warga Lereng Gunung Merapi Boyolali Ditemukan Tewas

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT