ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kronologi Pesawat Sriwijaya Air Pecah Ban saat Mendarat di Balikpapan

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:58 WIB
FA
MA
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: MA
Suasana evakuasi penupang pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-135 mengalami pecah ban pada roda kiri belakang ketika mendarat di Balikpapan, Selasa 17 Februari 2026.
Suasana evakuasi penupang pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-135 mengalami pecah ban pada roda kiri belakang ketika mendarat di Balikpapan, Selasa 17 Februari 2026. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal)

Balikpapan, Beritasatu.com – Suasana mencekam terjadi saat pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-135 mengalami pecah ban pada roda kiri belakang ketika mendarat di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (17/2/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 15.40 Wita tersebut. Sebanyak 128 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, meski sempat dilanda kepanikan.

Ban pada roda kiri belakang pesawat yang terbang dari Berau menuju Balikpapan itu pecah saat menyentuh landasan pacu. Sesaat setelah salah satu ban pecah, pesawat tidak dapat melanjutkan pergerakan menuju apron dan harus berhenti di ujung landasan.

ADVERTISEMENT

Salah seorang penumpang, Rasmid, menyebut kepanikan penumpang muncul karena tidak ada instruksi atau pemberitahuan dari kru pesawat hingga proses evakuasi dilakukan. Selain itu, sesaat setelah pesawat menyentuh landasan pacu, dirinya sempat mendengar suara benturan keras.

“Setelah landing gitu beberapa detik itu ada bunyi seperti kita kalau bawa mobil atau motor itu melewati lubang yang cukup besar, desss, gitu. Berarti kemungkinan ini ada sesuatu. Ternyata betul. Itu, bannya di sebelah kiri itu gembos,” ujar Rasmid kepada Beritasatu.com, Rabu (18/2/2026).

Rasmid mengaku sudah merasakan kejanggalan sejak pesawat hendak mendarat. Menurutnya, kecepatan pesawat masih cukup tinggi saat menyentuh landasan, berbeda dari biasanya.

“Ada keanehan, kecepatannya tinggi. Kecepatannya sangat tinggi, setelah menginjakan kakinya di landasan. Itu kenceng banget. Tidak biasanya itu dari pihak maskapai juga enggak ada konfirmasi. Terjadi ini jadi kita bertanya-tanya, tetapi saya rasakan kayaknya enggak enak jalannya pelan-pelan,” katanya.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, Iwan Winaya Mahdar, memastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat.

“Kami pastikan bahwa seluruh 128 penumpang dalam keadaan selamat dan baik-baik saja. Terkait dampak kejadian terhadap penerbangan ada 4 penerbangan yang mengalami delay selama 20 menit dan saat ini bandara telah kembali beroperasi normal,” ucap Iwan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT