Banjir Putus Akses Jalan Komunitas Adat Terpencil Sikundo Aceh Barat
Sabtu, 21 Februari 2026 | 06:59 WIB
Meulaboh, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Barat memastikan akses jalan menuju kawasan komunitas adat terpencil (KAT) Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen putus total akibat diterjang banjir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald, mengatakan terdapat dua lokasi tanggul yang rusak atau jebol di ruas Jalan Jambak-Sikundo setelah sungai meluap dan menggerus badan jalan. “Terdapat 2 lokasi tanggul yang rusak atau jebol akibat banjir pada ruas Jalan Jambak-Sikundo,” ujar Teuku Ronald, Jumat (20/2/2026).
Lokasi pertama tanggul yang jebol berada di depan kantor geucik Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen. Meski tanggul rusak, kondisi badan jalan di lokasi tersebut masih bisa dilintasi.
Namun di lokasi kedua, selain merusak tanggul, banjir juga mengikis badan jalan hingga putus total sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun masyarakat. Akibat kerusakan tersebut, akses menuju KAT Sikundo terhambat dan masyarakat tidak dapat melintas seperti biasa.
BPBD Aceh Barat menyebut perbaikan tanggul dan badan jalan harus menunggu kondisi air surut karena genangan di lokasi masih cukup tinggi. Sebagai solusi sementara, masyarakat disarankan menggunakan jalan alternatif melalui jalur pegunungan. Jalur tersebut hanya dapat dilalui sepeda motor dan pejalan kaki.
“Perbaikan kerusakan ini bisa selesai satu hari jika menggunakan alat berat jenis ekskavator,” kata Teuku Ronald.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




