Jangan Lewatkan Keseruan Malioboro Imlek Carnival Malam Ini
Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:22 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com – Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Gudeg kembali semarak lewat gelaran Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XXI. Event tahunan ini berlangsung selama tujuh hari, mulai 25 Februari hingga 3 Maret 2026, dan menjadi magnet wisata budaya yang sayang untuk dilewatkan.
Diselenggarakan berkat kolaborasi Jogja Chinese Art & Culture Center (JCACC) bersama Dinas Pariwisata DIY, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta, serta didukung Kementerian Pariwisata, PBTY XXI hadir dengan beragam atraksi budaya dan kuliner.
Memasuki tahun ke-21, PBTY XXI digelar di dua lokasi utama, yakni kawasan Kampoeng Ketandan Malioboro dan Jalan Suryatmajan, Kota Yogyakarta. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Warisan Budaya Memperkuat Persatuan Bangsa” yang menegaskan pentingnya nilai-nilai budaya sebagai fondasi memperkuat jati diri dan persatuan nasional.
Salah satu rangkaian acara paling dinantikan adalah Malioboro Imlek Carnival yang digelar pada Sabtu (28/2/2026), mulai pukul 20.00 WIB. Karnaval budaya ini menempuh rute kurang lebih 1,8 kilometer, dari Gedung DPRD DIY hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Dalam karnaval tersebut, pengunjung akan disuguhkan pertunjukan Barongsai dan Liong yang ikonik, serta parade kolaborasi seni Tionghoa dengan budaya lokal. Perpaduan seni wastra dan kriya turut memperkaya kemeriahan malam Imlek di jantung Kota Yogyakarta.
Malioboro Imlek Carnival menjadi momen istimewa untuk merasakan langsung keberagaman budaya dalam suasana meriah, penuh warna, sekaligus menghadirkan banyak spot foto menarik bagi wisatawan.
Selain karnaval budaya, PBTY XXI juga dikenal dengan bazar kuliner yang selalu ramai pengunjung. Tahun ini, terdapat sekitar 172 stan makanan dan minuman yang menawarkan ragam kuliner khas Tionghoa, makanan lokal, hingga street food favorit.
Menariknya, karena perayaan tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, penyelenggara memastikan kenyamanan seluruh pengunjung dengan menerapkan sistem zona halal dan nonhalal secara terpisah.
Tak hanya itu, suasana Imlek yang bersanding dengan Ramadan juga diramaikan dengan berbagai kegiatan ngabuburit serta pembagian takjil, menjadikan perayaan semakin inklusif dan penuh kebersamaan.
Bagi warga maupun wisatawan yang berada di Yogyakarta, Malioboro Imlek Carnival malam ini menjadi agenda wajib untuk merasakan harmoni budaya dalam balutan tradisi yang meriah dan penuh makna.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




