Tingkat Kepuasan Publik Tinggi, Jokpro 2024: Jokowi Layak 3 Periode
Selasa, 21 Desember 2021 | 13:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 Timothy Ivan Triyono menilai Joko Widodo layak menjadi Presiden RI 3 periode. Hal ini, kata Timothy, berdasarkan keinginan rakyat sebagaimana tergambar dalam hasil survei lembaga-lembaga survei belakangan ini yang menunjukkan tikar kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi sangat tinggi.
Salah yang dirujuk oleh Jokpro 2024 adalah hasil survei Voxpopuli Research Center yang dirilis pada Kamis (16/12/2021) lalu yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo mencapai 80,3%.
Menurut Timothy, apa yang selama ini diperjuangkan oleh Jokpro 2024 sejalan dengan apa yang diinginkan masyarakat Indonesia, terlebih resistensi terhadap Jokowi cenderung semakin menurun.
"Tingkat kepuasan terhadap kinerja Pak Jokowi yang mencapai 80,3%, ini menunjukkan bahwa beliau layak untuk kembali memimpin Indonesia untuk yang ketiga kalinya di 2024 mendatang. Tidak dapat dipungkiri bahwa hasil survei dari Voxpopuli Research Center ini menjadi dorongan semangat bagi Jokpro 2024 untuk terus memperjuangkan ide atau gagasan memasangkan Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024," ujar Timothy di Jakarta, Selasa (21/12/2021).
Menurut Timothy, keberhasilan Pemerintahan Presiden Jokowi dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia juga dapat dilihat dari aspek ekspor-impor yang mencatatkan pertumbuhan secara signifikan. Dia menilai penguatan ekspor-impor ini menjadi indikasi penting bahwa pemulihan perdagangan seiring dengan pengendalian pandemi di Indonesia.
"Buktinya, nilai ekspor tumbuh sebesar 37,77% year on year sedangkan impor naik 33,36% year on year. Apalagi pertumbuhan nilai ekspor tersebut membuat neraca perdagangan Indonesia surplus 4,74 miliar dollar AS," ungkap dia.
Selain pertumbuhan nilai ekspor-impor yang meningkat secara signifikan, Timothy optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa Pemerintahan Presiden Jokowi pada 2022 akan lebih baik dibandingkan tahun 2021. Menurut dia, ekonomi akan membaik seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 dan pemulihan Indonesia dari pandemi.
"Di masa Pemerintahan Presiden Jokowi, ekonomi akan pulih pada tahun 2022. Mudah-mudahan pertumbuhan akan lebih tinggi mencapai 4,7% yoy hingga 5,5% yoy di 2022. Ya lebih tinggi dari 3,4% yoy hingga 4% yoy pada 2021. Tentu ini seiring sejalan dengan keberhasilan pemerintah mengendalikan pandemi di Indonesia. Apalagi sudah ada dua lembaga survei yang membuktikan bahwa masyarakat Indonesia puas terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi dalam mengendalikan pandemi," pungkas Timothy.
Diketahui, hasil survei Voxpopuli Research Center menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo mencapai 80,3%. Di sisi lain, masih dari survei yang sama, sebesar 17,2% menyatakan ketidakpuasan dan sisanya tidak tahu/tidak menjawab sebesar 2,5%.
Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja mengatakan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Jokowi tak lepas dari keberhasilan pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.
Selain itu, posisi Indonesia juga semakin dipandang oleh dunia dengan memimpin presidensi G-20 pada 2022 mendatang. "Dua faktor tersebut memberi dampak pada tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi," kata Achmad melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (16/12/2021).
Sebelumnya, Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei pada Minggu (5/12/2021) yang menempatkan Joko Widodo pada posisi teratas pilihan masyarakat terhadap calon presiden 2024 mendatang. Dari simulasi top of mind, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin mengungkapkan, sebanyak 19,6% masyarakat menginginkan Jokowi kembali menjadi Presiden yang ketiga kalinya, disusul Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebanyak 14%, Ganjar Pranowo 7,9% dan Anies Baswedan 6,7%.
"Kalau top of mind, Pak Jokowi peringkat pertama. Jadi masih ada hampir 20% warga yang menyebut Pak Jokowi sebagai capres yang mereka akan pilih jika pemilu diadakan hari ini melalui simulasi terbuka, kita enggak memberikan pilihan apapun. Pak Prabowo di peringkat kedua, Ganjar di peringkat ketiga, Anies di peringkat keempat. Meski selisih dua nama terakhir ini yaitu Ganjar dan Anies berada dalam margin of error," ujar Burhanuddin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




