ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kendaraan Listrik Hemat Pengeluaran 75%, Cek Hitungannya

Minggu, 20 November 2022 | 13:09 WIB
PL
WP
Penulis: Pudja Lestari | Editor: WBP
Line up sepeda motor listrik Honda yang dipamerkan di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 JCC, Jakarta, 2-6 November 2022.
Line up sepeda motor listrik Honda yang dipamerkan di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 JCC, Jakarta, 2-6 November 2022. (Beritasatu Photo/Herman)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik. Penggunaan kendaraan listrik dapat menghemat pengeluaran hingga 75%.

"Kalau kita bisa mengkonversi secara keseharian bisa irit 75%, sehari loh. Kalau biasanya keluar uang katakanlah Rp 100.000, sekarang jadi Rp 25.000," ujar Budi Karya ditemui dalam acara Electric Vehicle Fun Day di Bundaran HI, Jakarta Minggu (20/11/2022).

Dalam kesempatan itu Budi juga berkeliling menggunakan vespa konversi listrik guna mensosialisasikan kendaraan listrik.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengilustrasikan kalkulasi penghematan pengeluaran dengan menggunakan kendaraan listrik. Untuk melintasi jarak 30 kilometer menggunakan motor berbasis Bahan Bakar Minyak (BBM), pengendara perlu mengeluarkan uang sekitar Rp 10.000 untuk membeli 1 liter bensin Pertalite. Namun dengan motor listrik, pengendara hanya perlu mengeluarkan 10% dari biaya tersebut. "Motor listrik cuma perlu 1 kilowatt seharga Rp 1.600," jelas Arifin.

ADVERTISEMENT

Selain pengeluaran bahan bakar yang berkurang, kendaraan listrik juga menghemat biaya perawatan. Berbeda dengan kendaraan BBM yang membutuhkan penggantian oli secara berkala, kendaraan listrik hanya membutuhkan perawatan baterai. Sejumlah pabrikan mobil yang sudah menjual mobil listriknya di Indonesia rata-rata memberikan perlindungan warranty untuk produk baterai hingga 8 tahun.

Pemerintah saat ini tengah menggencarkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Kendaraan listrik yang ramah lingkungan mampu mengurangi emisi karbon hingga lebih 50%. Hal tersebut mendukung komitmen Indonesia menuju net zero emission di tahun 2060.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Penjualan Mobil Listrik China Tembus 61 Persen pada April 2026

Penjualan Mobil Listrik China Tembus 61 Persen pada April 2026

OTOTEKNO
BYD Siapkan Varian Mobil Listrik Atto 1 dengan Harga Lebih Murah

BYD Siapkan Varian Mobil Listrik Atto 1 dengan Harga Lebih Murah

OTOTEKNO
Indomobil Expo 2026 Dorong Percepatan Ekosistem EV Nasional

Indomobil Expo 2026 Dorong Percepatan Ekosistem EV Nasional

OTOTEKNO
Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

EKONOMI
Purbaya: Insentif Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor BBM Indonesia

Purbaya: Insentif Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor BBM Indonesia

EKONOMI
Porsche Taycan Turbo GT Pecahkan Rekor Mobil Listrik di Nürburgring

Porsche Taycan Turbo GT Pecahkan Rekor Mobil Listrik di Nürburgring

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon