ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mengenal 5 Planet Kerdil di Sistem Tata Surya, Ada Pluto hingga Ceres

Jumat, 12 Mei 2023 | 14:57 WIB
BP
KL
Penulis: Bonita Panjaitan | Editor: KL
Ilustrasi planet kerdil di tata surya.
Ilustrasi planet kerdil di tata surya. (Pixabay)

2. Pluto
Pluto merupakan planet kerdil terbesar diantara planet kerdil lainnya. Pluto ditemukan pada 18 Februari 1930 oleh astronom Amerika bernama Clyde W. Tombaugh. Nama pluto memiliki arti dewa alam bawah. Pluto berada di luar tata surya atau terletak di sekitar sabuk Kuiper.

Sebelumnya Pluto masuk dalam klasifikasi planet besar di tata surya. Namun dalam Sidang Umum IAU ke-26, dengan diluncurkannya kategori ‘Planet Kerdil’, Pluto pun diklasifikasikan oleh IAU sebagai planet kerdil.

Pluto terletak di sekitar 39 AU dari Matahari, atau bisa dikatakan bahwa planet ini jaraknya 39 kali jarak Bumi dari Matahari. Satu tahun di Pluto memakan waktu 248 tahun Bumi, dan untuk satu hari memakan waktu sekitar 153 jam. Menariknya, Pluto memiliki lima bulan dan sinar matahari membutuhkan waktu sekitar 5,5 jam untuk muncul.

3. Haumea
Planet kerdil selanjutnya yang sudah diakui IAU adalah Haumea. Haumea yang punya arti dewi kelahiran dan kesuburan dalam mitologi Hawaii ditemukan oleh Observatorium Sierra Nevada pada 7 Maret 2003. Bentuk planet ini cukup unik karena menyerupai telur.

ADVERTISEMENT

Bentuknya yang seperti telur disebabkan karena perputarannya yang cepat. Planet kerdil ini memiliki cincin yang mengelilinginya. Hal ini menjadikan Haumea sebagai objek pertama di luar orbit Neptunus yang memiliki sistem cincin.

Planet haumea berjarak 43 kali jarak Bumi dari Matahari. Maka dari itu, untuk melakukan satu kali rotasi, planet ini hanya memakan waktu 3,9 jam saja. Planet kerdil ini juga memiliki dua bulan. Perputaran yang cepat itu membuat haumea memiliki bentuk yang memanjang seperti telur.

4. Makemake
Planet kerdil Makemake ditemukan pada 31 Maret 2005 oleh tim astronom, yaitu Michael E. Brown, Chad Trujillo, dan David Rabinowitz. Nama Makemake memiliki arti dewa kesuburan dari mitologi Rapa Nui. Makemake terletak di sabuk Kuiper dan berada sekitar 46 AU dari Matahari dengan ukuran sekitar 1/9 radius Bumi.

Planet kerdil ini memiliki suhu sangat dingin sehingga kemungkinan untuk hidup di planet ini rendah. Waktu rotasi Makemake dalam sehari tidak diketahui. Pada 2016, terdapat bulan kecil yang terdeteksi oleh teleskop luar angkasa Hubble yang diketahui mengorbit Makemake.

5. Eris
Planet kerdil terakhir yang sudah diklasifikasikan adalah Eris. Planet Eris ditemukan oleh Mike Brown, Chadwick Trujillo, dan David Rabinowitz pada 5 Januari 2005. Eris berarti dewi kelahiran dan kesuburan menurut mitologi Yunani. Eris menjadi planet kerdil yang paling jauh dari Matahari dan terletak di luar sabuk Kuiper.

Eris memiliki satu bulan bernama Dysnomia dan planet kerdil ini menjadi planet terbesar kedua setelah Pluto. Sehari di planet ini menghabiskan waktu sekitar 26 jam. Adapun satu tahun di sana membutuhkan 557 tahun di Bumi untuk menyelesaikan orbit mengelilingi Matahari. Belum ada yang pernah mendatangi Eris, tetapi ilmuwan percaya planet ini memiliki permukaan berbatu.

Demikian ulasan mengenai lima planet kerdil yang ada di tata surya. Semoga informasinya bermanfaat!



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT