ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Astronaut NASA Tidak Sengaja Catat Rekor Tinggal Terlama di Luar Angkasa

Minggu, 17 September 2023 | 21:12 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Astronaut NASA, Frank Rubio
Astronaut NASA, Frank Rubio (NASA)

Jakarta, Beritasatu.com - Rekor sering kali dipecahkan secara sengaja, tetapi terkadang, rekor itu terjadi tanpa perencanaan. Salah satunya rekor yang dipecahkan astronaut NASA (National Aeronautics and Space Administration) bernama Frank Rubio.

Dilansir dari Slash Gear, Minggu (17/9/2023), pada 21 September 2022, Frank Rubio dan dua kosmonaut Rusia dari Roscosmos, Sergey Prokopyev dan Dmitri Petelin, melakukan perjalanan luar angkasa menggunakan pesawat Soyuz MS-22. Mereka diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan menuju International Space Station (ISS) untuk misi selama enam bulan.

Semuanya berjalan lancar selama sekitar tiga bulan pertama, tetapi pada 14 Desember, saat Prokopyev dan Petelin bersiap untuk berjalan di luar angkasa, terjadi masalah pada pesawat Soyuz. Sensor tekanan cairan pendingin mulai menunjukkan pembacaan rendah, dan ditemukan bahwa radiator eksternal pesawat mengalami kebocoran yang disebabkan oleh mikrometeoroid. Meskipun tidak ada cedera fisik atau kerusakan serius, hal ini memicu rencana darurat untuk mengembalikan mereka ke Bumi.

ADVERTISEMENT
Astronaut NASA, Frank Rubio
Astronaut NASA, Frank Rubio

Untungnya, ISS memiliki dua pesawat berawak, dan kru Dragon milik SpaceX juga ada di sana, tetapi karena Soyuz baru tidak dapat segera dikirim, mereka harus membuat rencana darurat sementara, termasuk penggunaan crew Dragon sebagai alternatif. Pada akhirnya, Rubio akan kembali ke Bumi dengan crew Dragon, sedangkan Prokopyev dan Petelin akan kembali dengan Soyuz yang rusak.

Ini memperpanjang waktu tinggal Rubio di ISS. Soyuz MS-23 akhirnya tiba pada 25 Februari 2023, tetapi tanpa kru bantuan. Soyuz MS-24, dengan kru baru, dijadwalkan akan diluncurkan pada tanggal 15 September 2023.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Rubio akan kembali pada 27 September, setelah menghabiskan 371 hari di luar angkasa. Ini akan menjadi misi terpanjang yang pernah dilakukan oleh seorang astronot Amerika Serikat (AS) dan yang pertama kali melebihi satu tahun di luar angkasa.

Selama waktu di ISS, Frank Rubio melakukan berbagai eksperimen untuk memahami dampak fisik dan psikologis dari olahraga yang terbatas di luar angkasa.

Mereka juga melakukan penelitian makanan yang fokus pada nutrisi. Semua ini adalah persiapan penting untuk misi manusia ke Mars yang akan datang karena para astronaut akan menghadapi waktu yang lebih lama di luar angkasa.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT