ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Waspada Hoax Buatan AI Jelang Pemilu, Ini Cara Membedakannya

Jumat, 27 Oktober 2023 | 14:53 WIB
AH
FB
Penulis: Andrea Arshirena Hosana | Editor: FMB
Ilustrasi hoax.
Ilustrasi hoax. (B1/Muhammad Reza)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta masyarakat agar berhati-hati dengan berita bohong atau hoax menjelang Pemilu 2024. Kominfo mengatakan artificial intelegence (AI) dapat digunakan untuk membuat hoax.

"Harapan kita masyarakat mulai hati-hati karena penggunaan AI ini sudah semakin canggih dan bisa digunakan untuk editing," kata Samuel Abrijani Pangerapan selaku direktur jenderal aplikasi informatika Kementerian Kominfo, pada Jumat (27/10/2023).

Generative AI adalah jenis teknologi kecerdasan buatan yang memungkinkan komputer atau mesin untuk menghasilkan konten yang mirip dengan yang dibuat manusia, baik dalam bentuk tulisan, gambar, suara, atau bahkan musik.

ADVERTISEMENT

Penggunaan generative AI memiliki potensi besar, tetapi juga menimbulkan berbagai pertimbangan etika, termasuk isu-isu seperti keaslian konten, privasi, dan potensi penyalahgunaan teknologi.

Samuel menambahkan bahwa lebih baik masyarakat mencari informasi dari media-media mainstream.

Menkominfo Budi Arie juga menambahkan bahwa masyarakat tidak boleh terpancing dengan berita sensasional. Budi pun membagikan tiga tip agar masyarakat tidak terjerat dalam hoax.

"Pertama, jangan terpancing berita yang sensasional, yang memicu emosi kita, dan membuat kita menyebar berita tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu," ujar Budi Arie.

Kedua, pastikan bahwa sumber berita tersebut dapat dipercaya dan memiliki reputasi baik. Pastikan bahwa berita tersebut berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan bukan hanya berdasarkan opini subjektif.

Ketiga, bandingkan berita ketika menemukan berita yang terdengar mencolok atau kontroversial. Carilah informasi serupa dari beberapa sumber yang berbeda untuk memastikan kebenarannya.

Ia juga mengimbau agar media secara proaktif dapat mencegah penyebaran hoax dengan menghadirkan konten jurnalistik yang akurat, tepat, dan berkualitas.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran Perang dengan AS-Israel, Indonesia Sibuk Perangi Hoaks di Medsos

Iran Perang dengan AS-Israel, Indonesia Sibuk Perangi Hoaks di Medsos

INTERNASIONAL
Transformasi Digital, Kemenkomdigi Ingin Anak Tak Mudah Termakan Hoaks

Transformasi Digital, Kemenkomdigi Ingin Anak Tak Mudah Termakan Hoaks

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT