Kiat Cegah Aquaplaning Saat Berkendara di Musim Hujan
Minggu, 14 Januari 2024 | 06:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Hydroplaning atau aquaplaning menjadi tantangan yang cukup berat dihadapi pengemudi saat berkendara di musim hujan. Aquaplaning adalah kondisi terbentuknya lapisan air di antara ban mobil dengan permukaan jalan karena adanya genangan air di atas permukaan jalan, sehingga daya cengkeram ban menjadi berkurang bahkan hilang sama sekali.
Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyampaikan, kondisi ini bisa membahayakan pengendara. Untuk itu, dia memberikan tiga tip agar berkendara saat hujan menjadi lebih aman.
Pertama, jangan mengemudi dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalan yang licin atau basah. Kecepatan ideal untuk berkendara dalam kondisi tersebut sekitar 50 kilometer/jam. Kedua, periksa kondisi ban dan pastikan ban memiliki daya cengkeram yang baik serta tidak aus.
"Tekanan angin yang terlalu rendah bisa meningkatkan risiko aquaplaning. Jadi pastikan tekanan agin pada ban sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Selain itu, ganti ban yang sudah aus," kata Yannes, dilansir dari Antara, Minggu (14/1/2024).
Ketiga, hindari jalur yang tergenang air. Jika terpaksa melewati jalur tersebut, segera kurangi kecepatan kendaraan dan hindari pengereman mendadak karena dapat membuat kendaraan tergelincir.
Apabila kendaraan mengalami aquaplaning, Yannes mengingatkan agar tidak panik dan usahakan tetap tenang. Sebab sikap panik justru bisa memperburuk situasi.
"Jangan mengerem secara mendadak atau berbelok tiba-tiba. Lepaskan pedal gas, dan biarkan kendaraan melaju dengan sendirinya," pesan Yannes.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




