ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mobil Listrik BYD Unggul Telak dalam Uji CLTC 1.000 Km

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:24 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Denza Z9 dan Z9 GT baru dari BYD melampaui 1.000 km
Denza Z9 dan Z9 GT baru dari BYD melampaui 1.000 km (Denza)

Jakarta, Beritasatu.com – BYD memimpin peringkat jarak tempuh mobil listrik (electric vehicle/EV) dan menjadi satu-satunya merek yang memiliki model produksi dengan jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer (km) dalam pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).

Dikutip dari Car News China, Kamis (12/2/2026), berdasarkan data regulator dan industri yang dihimpun New Energy Experience Expert, pasar mobil listrik jarak jauh di China kini menunjukkan stratifikasi yang jelas. BYD menempati posisi teratas, sementara sebagian besar pesaingnya masih berada di bawah ambang 900 km dalam siklus uji CLTC.

Denza Z9 EV menjadi model dengan jarak tempuh tertinggi, dibekali baterai 122,5 kWh dan jarak tempuh tersertifikasi 1.068 km (CLTC). Posisi kedua ditempati Denza Z9 GT EV dengan jarak 1.036 km dan kapasitas baterai yang sama.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Yangwang U7 EV berada di posisi ketiga dengan baterai 150 kWh dan jarak tempuh 1.006 km.

Ketiga model tersebut saat ini menjadi satu-satunya mobil listrik produksi di China yang melampaui 1.000 km dalam pengujian CLTC. Seluruhnya berada di bawah portofolio merek premium BYD.

Di luar kategori 1.000 km, Xiaomi SU7 berada di posisi keempat dengan baterai 96,3 kWh dan jarak tempuh 902 km. Zeekr 007 dan Mercedes-Benz CLA EV menyusul masing-masing dengan 870 km dan 866 km.

Sementara itu, model seperti Luxeed S7, Hongqi Tiangong 05, Mercedes-Benz EQS, dan Tesla Model 3 berada di kisaran 830–855 km.

Data menunjukkan kapasitas baterai menjadi faktor utama penentu jarak tempuh ekstrem. Tiga model yang melampaui 1.000 km menggunakan baterai di atas 120 kWh. Sebaliknya, kendaraan dengan jarak tempuh 800–900 km umumnya menggunakan baterai 89–111 kWh.

Artinya, pencapaian jarak 1.000 km saat ini lebih didorong oleh peningkatan kapasitas baterai, bukan lompatan besar dalam efisiensi energi atau arsitektur sistem penggerak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jepang Bikin Mobil Listrik Mungil BYD Babak Belur demi Proteksi

Jepang Bikin Mobil Listrik Mungil BYD Babak Belur demi Proteksi

OTOTEKNO
BYD Bidik Penjualan 1,5 Juta Unit di Pasar Global

BYD Bidik Penjualan 1,5 Juta Unit di Pasar Global

OTOTEKNO
BYD Seal 08 Resmi Diperkenalkan, Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

BYD Seal 08 Resmi Diperkenalkan, Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

OTOTEKNO
BYD Bangun Jaringan Flash Charging di Seluruh Dunia mulai Akhir 2026

BYD Bangun Jaringan Flash Charging di Seluruh Dunia mulai Akhir 2026

OTOTEKNO
Perang Harga Berlanjut, BYD hingga Tesla Tawarkan Kredit 7 Tahun

Perang Harga Berlanjut, BYD hingga Tesla Tawarkan Kredit 7 Tahun

OTOTEKNO
SUV Listrik Raksasa BYD Great Tang Muncul, Ukurannya Bikin Kaget

SUV Listrik Raksasa BYD Great Tang Muncul, Ukurannya Bikin Kaget

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT