Kawasaki Segarkan Ninja 7 Hybrid agar Nyaman untuk Perkotaan
Selasa, 7 April 2026 | 06:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kawasaki kembali memperbarui jajaran motor hibrida andalannya, Ninja 7 Hybrid dan Z7 Hybrid, setelah tiga tahun mengaspal di pasar global. Langkah ini diambil bukan untuk mengejar performa mesin yang lebih buas, melainkan untuk meningkatkan kenyamanan pengendara serta efisiensi dalam penggunaan mode listrik saat melintasi kawasan perkotaan yang padat.
Sejak diluncurkan sebagai motor hybrid produksi massal pertama di dunia, Ninja 7 Hybrid telah mencuri perhatian pencinta otomotif. Tak lama kemudian, Kawasaki memperkenalkan Z7 Hybrid sebagai saudara kembar yang menawarkan gaya naked bike dengan posisi berkendara yang lebih tegak.
“Meski tampilannya berbeda, keduanya berbagi platform mekanis yang identik,” tulis Autoevolution, Selasa (7/4/2026).
Salah satu pembaruan paling krusial yang dibawa Kawasaki tahun ini adalah peningkatan batas kecepatan untuk perpindahan mode berkendara. Jika sebelumnya pengendara hanya bisa berpindah dari mode bensin ke listrik (atau sebaliknya) pada kecepatan maksimal 25 km/jam, kini Kawasaki menaikkan batas tersebut menjadi 37 km/jam melalui pembaruan electronic control unit (ECU).
Pihak Kawasaki menyatakan bahwa fitur ini sangat relevan bagi pengendara yang sering melintasi zona nol emisi di pusat kota. Dengan batas kecepatan yang lebih tinggi, pengendara kini bisa bertransisi secara mulus saat melintasi batas virtual antara kawasan yang mewajibkan kendaraan listrik dan area yang memperbolehkan penggunaan mesin bensin.
Selain peningkatan pada sistem perpindahan mode, mode berkendara Sport juga mendapatkan sentuhan baru. Kini, pengendara bisa memilih transmisi otomatis (AT) yang membuat berkendara lebih santai, terutama di tengah kemacetan. Bagi mereka yang masih ingin merasakan sensasi memindahkan gigi sendiri, mode manual (MT) dengan paddle shift di setang kiri tetap dipertahankan.
Secara teknis, tidak ada perubahan pada dapur pacunya. Kedua motor ini masih mengandalkan perpaduan mesin pembakaran internal 451 cc, motor listrik traksi, dan baterai lithium-ion 48V. Dipadukan dengan transmisi enam percepatan, sistem drivetrain ini mampu menghasilkan torsi sebesar 44,2 lb-ft pada putaran mesin 2.800 rpm, yang memberikan akselerasi responsif khas kendaraan hybrid.
Terkait ketersediaan di pasar Amerika Serikat, Kawasaki masih belum memberikan jadwal rilis resmi untuk model yang telah diperbarui ini. Saat ini, situs resmi Kawasaki di Amerika masih menampilkan model tahun 2024 yang dibanderol dengan harga identik, yakni US$ 12.499 untuk kedua tipe tersebut.
Belum ada keterangan resmi apakah pembaruan perangkat lunak ini akan memengaruhi harga jual motor tersebut di masa depan. Namun, langkah penyegaran ini menegaskan komitmen Kawasaki untuk terus menyempurnakan teknologi hybrid mereka agar tetap relevan dengan kebutuhan mobilitas masa depan yang semakin ramah lingkungan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




