Kena Sanksi PSSI, Persik Cari Suporter Pengeroyok Aremania
Sabtu, 22 Juli 2023 | 17:03 WIB
Kediri, Beritasatu.com - Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri menerima sejumlah sanksi akibat kericuhan suporter saat menjamu Arema FC di Stadion Brawijaya pada 15 Juli lalu. Kericuhan tersebut dipicu kehadiran oknum suporter Arema (Aremania) yang seharusnya dilarang untuk menyaksikan pertandingan di kandang lawan.
Kehadiran oknum Aremania tersebut memicu kemarahan suporter Persik yang kemudian melakukan pengeroyokan.
Akibat kericuhan tersebut, Persik mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI berupa penutupan sebagian stadion (tribun Timur tempat terjadinya penganiayaan dan atau perkelahian) sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah. Selain itu juga sanksi denda Rp 25.000.000.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo mengatakan sangat menyayangkan jatuhnya sanksi tersebut. Ia berjanji akan segera menemukan pelaku pengeroyokan tersebut.
"Jadi kewajiban kami panpel dan klub Persik Kediri adalah mencari dan mengidentifikasi pelaku pengeroyokan," kata Widodo, Sabtu (22/7/2023).
Widodo mengungkapkan, pihaknya diberikan batas waktu selama dua pekan dalam melakukan pencarian pelaku pengeroyokan itu. Jika tidak maka sanksi tambahan akan diberikan.
"Belum ditentukan hukumannya seperti apa. Pekerjaan kami sekarang adalah mencari, mengidentifikasi suporter Persik yang mengeroyok oknum Aremania," jelasnya.
Widodo mengaku sudah mempunyai langkah-langkah untuk mencari pelaku pengeroyokan tersebut. "Kami ada cara sendiri. Kita akan terus bekerja untuk menemukan atau identifikasi para pelaku pengroyokan ini, dan itu harus ditemukan," paparnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




