Inigo Martinez Jatuh dan Lagu Ejek Szczesny Warnai Parade Barcelona
Sabtu, 17 Mei 2025 | 13:24 WIB
Barcelona, Beritasatu.com — Bek Spanyol Inigo Martinez jatuh di bus setelah hampir terlempar keluar dari atap terbuka saat Barcelona menggelar parade perayaan treble pada Jumat (16/5/2025). Dalam suasana penuh euforia, Martinez yang bertelanjang dada berdiri di ujung bus sambil melambaikan handuk ke arah para penggemar.
Namun momen itu hampir berujung insiden ketika ia kehilangan keseimbangan saat mencoba turun ke dalam bus. Ia bahkan sempat menarik Dani Olmo hingga nyaris ikut terjatuh. Keduanya hanya jatuh ke dalam bus, dan terhindar insiden berbahaya.
Meski jatuh, keduanya tidak mengalami cedera serius dan tetap mengikuti parade hingga selesai. “Gelandang Barca itu merupakan salah satu pemain paling bersemangat, tapi akhirnya terjatuh dengan keras di bus,” tulis media Spanyol AS.
Parade juara Barcelona dimulai pukul 18.00 waktu setempat, dimulai dari Stadion Camp Nou hingga berakhir di Arc de Triomf. Barca merayakan keberhasilan meraih treble domestik, juara La Liga (Liga Spanyol), Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Keberhasilan ini terasa lebih manis karena mereka mengalahkan rival abadi Real Madrid sebanyak empat kali pada musim ini. Kemenangan tersebut termasuk skor 4-3 di kandang dan 4-0 di Santiago Bernabéu di ajang La Liga, serta kemenangan 5-2 dan 3-2 pada dua final piala.
Puluhan ribu penggemar turun ke jalan menyambut para pemain, menciptakan suasana meriah dengan nyanyian dan warna merah-biru kebanggaan klub.
Dalam suasana pesta, para pemain Barcelona menyanyikan lagu "Szczesny merokok" sebagai candaan untuk Wojciech Szczesny, kiper asal Polandia yang kontroversial karena kebiasaannya merokok. Szczesny, yang pensiun pada Agustus 2024, kemudian dipanggil ke Barca dua bulan setelahnya untuk menggantikan Marc-André ter Stegen yang cedera.
Meski datang sebagai pengganti darurat, Szczesny tampil impresif dan berkontribusi besar dalam musim gemilang Barcelona.
Kapten Ter Stegen menyampaikan rasa bangga atas pencapaian timnya musim ini. “Anda tidak akan pernah bosan meraih gelar. Itulah tujuan kami setiap musim,” ujarnya kepada Barca One saat parade berlangsung.
Pelatih Hansi Flick dipuji sebagai arsitek kesuksesan ini. Ia menjadi pelatih Jerman pertama yang meraih tiga gelar dalam semusim bersama klub Spanyol, setelah mengambil alih tim dari Xavi Hernandez pascamusim mengecewakan 2023–2024.
Di tengah keterbatasan finansial dan larangan pendaftaran pemain baru, Barcelona justru melahirkan bintang-bintang muda. Dengan rata-rata usia skuad hanya 25 tahun, mereka jadi tim termuda di La Liga pada musim 2024/2025.
Nama-nama seperti Lamine Yamal (17 tahun), Pau Cubarsí (18 tahun), dan Pedri (22 tahun) bersinar terang. Lamine Yamal menjadi sorotan utama dengan 17 gol dan 25 assist dalam 53 pertandingan, termasuk gol-gol penting saat melawan Real Madrid dan Atletico Madrid.
“Merupakan mimpi bisa mengalami ini di klub yang saya cintai,” kata Yamal pada akhir parade di Arc de Triomf.
Meskipun perayaan telah usai, Barcelona masih memiliki dua laga tersisa di La Liga, yakni menjamu Villarreal pada 18 Mei dan menghadapi Athletic Bilbao pada 25 Mei. Kedua pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir untuk menyempurnakan musim bersejarah mereka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




