Fluminense Agresif Menyerang, Kobel Perkasa di Bawah Mistar Gawang
Rabu, 18 Juni 2025 | 05:41 WIB
New Jersey, Beritasatu.com – Borussia Dortmund harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh wakil Brasil, Fluminense, dalam laga grup F Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 di Stadion MetLife, New Jersey, Rabu (18/6/2025) dini hari WIB. Kiper Dortmund Gregor Kobel tampil perkasa di bawah mistar gawang dan menggagalkan sejumlah peluang Fluminense.
Berdasarkan data dari laman resmi FIFA, Fluminense tampil lebih agresif dibandingkan Dortmund yang justru lebih pasif dalam menciptakan peluang.
Hasil imbang ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin, menempatkan mereka sementara di atas dua kontestan lainnya di grup F Piala Dunia Antarklub 2025 yang belum bertanding, yaitu Ulsan dan Mamelodi Sundowns.
Fluminense menciptakan 14 peluang, dengan lima di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Dortmund hanya unggul dalam penguasaan bola sebesar 55 persen.
Peluang emas pertama diciptakan Fluminense lewat sepakan Jhon Arias, tetapi bola masih melenceng dari sasaran.
Tak lama berselang, giliran Matheus Martinelli yang mencoba peruntungannya, tetapi tendangannya juga tak menemui target.
Sepanjang babak pertama, Fluminense terus menekan, sedangkan Dortmund nyaris tak menciptakan peluang berbahaya.
Pada babak kedua, intensitas serangan Fluminense meningkat. Tendangan keras Agustin Canobbio memaksa kiper Gregor Kobel melakukan penyelamatan krusial.
Kobel kembali unjuk kemampuan saat mementahkan tembakan jarak dekat dari penyerang Fluminense, Everaldo, yang memanfaatkan bola rebound di dalam kotak penalti.
Dortmund baru bisa menciptakan peluang berarti lewat sepakan Felix Nmecha, tetapi tendangannya berhasil diamankan oleh kiper Fluminense, Fabio.
Hingga menit akhir pertandingan, kedua tim berusaha mencetak gol kemenangan. Namun, hingga wasit Ilgiz Tantashev meniup peluit panjang, skor 0-0 tetap bertahan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




